Banyuwangi, seblang.com – Niat cari musuh dan pamer nyali di jalanan, berakhir masuk bidikan polisi. Sejumlah remaja yang tergabung dalam gangster bernama “BRUTALITI” tak berkutik setelah aksinya membawa celurit dan rantai besi saat konvoi malam hari dihentikan Unit Reskrim Polsek Rogojampi, Polresta Banyuwangi.
Kelompok remaja tersebut ditindak pada Senin (25/5/2026) setelah polisi menerima laporan warga yang resah dengan aksi mereka. Selain mengganggu pengguna jalan, keberadaan mereka dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami menerima aduan masyarakat tentang sekelompok pemuda konvoi menggunakan roda dua dengan membawa sejumlah senjata tajam,” ujar Kapolsek Rogojampi Kompol Imron melalui Kanit Reskrim Iptu Ocky Heru Prasetyo, Selasa (27/5/2026).
Peristiwa itu bermula sekitar pukul 01.00 WIB. Saat sebagian besar warga terlelap, kelompok remaja tersebut justru berkeliling menggunakan sepeda motor di kawasan Jalan Dusun Kedunen, Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari.
Mereka tak sekadar konvoi. Polisi menyebut para remaja itu sengaja memamerkan senjata tajam dan rantai besi di jalan umum. Tujuannya bukan untuk gaya-gayaan semata, tetapi memang mencari lawan.
“Jadi tujuan mereka memang mencari masalah dengan kelompok lain apabila bertemu di jalan,” terang Iptu Ocky.
Dari operasi itu, polisi mengamankan tiga remaja yang seluruhnya masih berstatus pelajar berikut barang bukti berupa dua bilah celurit, rantai besi, kendaraan, serta pakaian yang digunakan saat beraksi.











