Di sisi lain, Pemkab Banyuwangi juga mengusulkan pembangunan dan rehabilitasi dermaga movable bridge (MB) agar mampu melayani kendaraan bertonase hingga 50 ton. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat proses bongkar muat sekaligus meningkatkan kapasitas layanan pelabuhan.
Usulan lainnya adalah pembangunan jembatan penghubung dari Pelabuhan LCT Ketapang menuju kawasan pelabuhan di Kelurahan Bulusan. Jalur baru tersebut diproyeksikan memperlancar distribusi arus kendaraan yang keluar dan masuk kawasan pelabuhan.
Tak ketinggalan, Ipuk juga meminta percepatan pembangunan Jalan Tol Probowangi Tahap II ruas Besuki-Banyuwangi, khususnya akses menuju Tol Bajulmati dan Asembagus.
“Keberadaan jalan tol akan mempercepat akses menuju Pelabuhan Ketapang sekaligus mengurangi beban lalu lintas di jalan nasional,” jelasnya.
Ipuk berharap seluruh usulan itu menjadi prioritas pemerintah pusat. Sebab, pembenahan Pelabuhan Ketapang bukan hanya untuk mengatasi kemacetan di Banyuwangi, tetapi juga menjaga kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat di jalur penghubung Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.////////










