Banyuwangi,seblang.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Banyuwangi akan menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) pada Juli 2026.
Ketua Pengkab Perbasi Banyuwangi, Ricco Antar Budaya, mengatakan masa bakti kepengurusan periode 2021–2026 segera berakhir. Karena itu, Muskab perlu dilaksanakan sebagai amanat organisasi agar roda kepengurusan tetap berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
“SK kepengurusan Perbasi periode ini segera berakhir. Karena itu, kami berencana menggelar Muskab pada Juli ini. Untuk waktu dan tempat pelaksanaan masih akan ditentukan karena panitia masih menyusun agenda,” ujar Ricco, Minggu (12/7/2026).
Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Banyuwangi itu menjelaskan, Muskab merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi di tingkat kabupaten. Agenda utamanya meliputi penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode sebelumnya, penyusunan program kerja lima tahun ke depan, serta pemilihan ketua dan kepengurusan baru.
Alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) Malang tersebut menambahkan, Muskab juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja selama lima tahun terakhir. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan langkah perbaikan dan pengembangan organisasi pada periode berikutnya.
Selain itu, forum ini akan membahas dan menetapkan arah kebijakan serta peta jalan (roadmap) organisasi agar tetap relevan dengan perkembangan dan tantangan pembinaan bola basket di Banyuwangi.
“Muskab Perbasi 2026 juga menjadi momentum regenerasi kepemimpinan melalui proses demokrasi organisasi untuk memilih nakhoda baru yang memiliki visi, integritas, dan kapasitas dalam memimpin Perbasi Banyuwangi,” katanya.
Ricco yang merupakan saudara kembar Ricci Antar Budaya itu menambahkan, Muskab juga menjadi ajang konsolidasi organisasi guna memperkuat sinergi dan soliditas antaranggota serta membangun jejaring dengan para pemangku kepentingan demi kemajuan olahraga bola basket di Banyuwangi.
“Melalui Muskab ini, kami berharap soliditas organisasi semakin kuat sehingga pembinaan dan prestasi bola basket Banyuwangi terus meningkat,” pungkasnya.
Pelaksanaan Muskab merupakan amanat AD/ART Perbasi yang umumnya diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Selain mengevaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya, forum tersebut juga menyusun program kerja periode 2026–2031 sekaligus memilih Ketua Pengkab Perbasi Banyuwangi yang baru.
Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbasi Jawa Timur, Grace Evi Ekawati atau yang akrab disapa Mama Evi, mengatakan pihaknya terus mengingatkan pengurus kabupaten/kota yang masa baktinya telah atau akan berakhir agar segera melaksanakan Muskab.
Menurut Mama Evi, apabila pengurus daerah tidak merespons imbauan tersebut, Pengprov Perbasi Jatim akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) atau caretaker ketua hingga terpilih ketua definitif melalui Muskab.
“Apabila klub-klub basket di kabupaten/kota tidak mampu menyelenggarakan Muskab dan memilih ketua yang kredibel, maka Pengprov Perbasi Jatim akan menunjuk figur yang dinilai mampu memimpin Perbasi di daerah tersebut,” ujarnya.
Berdasarkan data Pengprov Perbasi Jatim, sejumlah pengurus kabupaten/kota yang masa baktinya berakhir pada 2026 antara lain Banyuwangi, Trenggalek, Tulungagung, dan Kabupaten Malang.////////










