Pernyataan tersebut disampaikan Rudi sebagai bentuk kritik terhadap persepsi masyarakat mengenai kinerja aparat penegak hukum dalam menangani berbagai laporan dugaan tindak pidana korupsi.
Rudi mengaku tingkat kepercayaannya terhadap aparat penegak hukum (APH) saat ini belum menggembirakan dan cenderung mendekati sikap apatis.
“Kepercayaan kami kepada petugas KPK RI tinggal 50 persen, Kejaksaan tinggal 25 persen, dan kepada aparat kepolisian angkanya juga hanya 25 persen,” pungkas Rudi “Voller” Suharto.
Ia berharap kehadiran tim KPK RI di Banyuwangi, yang berada di ujung timur Pulau Jawa, dapat menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan transparansi, serta mendongkrak kembali kepercayaan masyarakat terhadap lembaga antirasuah tersebut.
Selain itu, kunjungan KPK diharapkan dapat mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus berbenah dan memperbaiki tata kelola pemerintahan dalam menjalankan tugas serta kewajibannya secara profesional, transparan, dan akuntabel.////////












