Situbondo, seblang.com – Wacana Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio melangkah ke level Jawa Timur mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Sejumlah dukungan agar Mas Rio maju ke tingkat provinsi beredar di media sosial.
Namun, bagi sebagian pelaku UMKM di Situbondo, isu tersebut justru memunculkan kekhawatiran. Mereka masih ingin Mas Rio tetap berada di Situbondo untuk melanjutkan program pembangunan, khususnya penguatan sektor UMKM.
“Mas Rio masih sangat dibutuhkan di Situbondo. Kami ingin beliau fokus menuntaskan program-program daerah dan lanjut dua periode sebagai bupati,” kata Ketua CFD Situbondo, Mike Retno, Selasa (6/10/2026).
Menurut Mike, satu periode kepemimpinan dinilai belum cukup untuk menuntaskan berbagai program yang saat ini berjalan. Terlebih, perhatian pemerintah daerah terhadap UMKM menjadi salah satu hal yang dirasakan langsung oleh para pelaku usaha.
Situbondo sendiri telah dideklarasikan sebagai Kabupaten UMKM pada Juli 2025. Pemerintah daerah kemudian terus mendorong pengembangan UMKM dan industri kecil agar mampu memperluas pasar.
Mike mengatakan, keberlanjutan program tersebut menjadi alasan dirinya bersama pelaku UMKM berharap Mas Rio tetap melanjutkan kepemimpinannya di Situbondo.
“Kami bersama UMKM Situbondo tidak ingin lepas dari sosok pemimpin seperti Mas Rio. Kami masih membutuhkan perhatian dan pendampingan pemerintah terhadap UMKM,” ujarnya.
Ia khawatir jika Mas Rio meninggalkan Situbondo untuk maju ke tingkat provinsi, arah kebijakan yang selama ini berjalan belum tentu diteruskan dengan pola yang sama oleh pemimpin berikutnya.
Apalagi, kata Mike, penguatan UMKM saat ini tidak hanya sebatas memberikan ruang berjualan. Pemerintah juga mulai mendorong pengembangan produk, akses pasar hingga promosi produk unggulan daerah.
Langkah tersebut terlihat dari berbagai agenda pemerintah daerah. Pada Agustus 2026, misalnya, Pemkab Situbondo mendorong pelaku UMKM dan kerajinan untuk naik kelas hingga menembus pasar yang lebih luas.
“Yang kami takutkan bukan soal siapa penggantinya, tetapi keberlanjutan programnya. Jangan sampai yang sudah dibangun bersama UMKM justru berhenti atau berubah arah,” kata Mike.
Bagi pelaku UMKM, keberadaan pemimpin yang mau turun langsung dan membuka ruang komunikasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan usaha mereka.
Karena itu, Mike berharap wacana Mas Rio menuju Jawa Timur tidak membuat fokus terhadap pembangunan Situbondo dan penguatan ekonomi masyarakat berkurang.
“Kami ingin Situbondo ini terus naik kelas. Kalau program UMKM masih belum selesai, kami berharap Mas Rio tetap bersama kami di Situbondo,” ujarnya.












