Banyuwangi, seblang.com – Upaya menyelamatkan rumah dari kebakaran justru berujung petaka. Rumah semi permanen milik Saiyah (77), warga Dusun Kebunrejo, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, hangus terbakar setelah kasur yang terbakar dipindahkan ke luar bangunan, Selasa (2/6/2026).
Peristiwa itu bermula ketika cucu korban, Muhamad Rizki Saiful Rafi (15), terbangun karena mencium bau benda terbakar. Saat diperiksa, kasur di kamar tidur rumah neneknya sudah dalam kondisi terbakar.
Rizki kemudian berusaha mencegah api menjalar ke bangunan dengan menyeret kasur tersebut ke luar rumah dan menyiramnya menggunakan air.
Namun upaya itu tidak menghentikan kebakaran sepenuhnya. Bara api yang diduga masih tersisa kembali menyala dan menyambar material bangunan yang mudah terbakar di sekitar rumah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Ir. Edy Supriyono, M.M., mengatakan sumber api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang mengenai kasur.
“Saat cucunya mengetahui kasur terbakar, kasur itu kemudian dipindahkan ke luar rumah dan disiram air. Tetapi diduga masih ada bara api yang tersisa, lalu tersulut angin dan menyambar material bangunan yang mudah terbakar hingga api membesar,” kata Edy.
Saat kejadian, Saiyah diketahui sedang bekerja di luar rumah. Sekitar 30 menit setelah rumah ditinggalkan, Rizki terbangun dan menemukan kebakaran tersebut.
Asap tebal yang muncul dari lokasi kemudian diketahui oleh teman bermain Rizki yang datang berkunjung. Mereka lantas meminta bantuan warga sekitar.










