“Anak muda adalah motor penggerak perekonomian daerah. HIPMI harus menjadi lokomotif lahirnya inovasi, lapangan kerja, dan kemandirian ekonomi daerah. Hadapilah tantangan dengan data, jejaring, inovasi, disiplin, dan keberanian mengambil keputusan,” tegasnya.
Ia berharap kepengurusan baru menjadikan HIPMI sebagai rumah besar bagi lahirnya pengusaha muda yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global.
Program inkubasi usaha, pendampingan bisnis, transformasi digital, hingga kolaborasi dengan UMKM, petani, nelayan, dan pelaku ekonomi kreatif dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat ekonomi lokal.
“Kalau dunia usaha bergerak, investasi tumbuh, dan lapangan kerja terbuka, maka kesejahteraan masyarakat juga akan ikut meningkat,” katanya.
Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur Ahmad Salim Assegaf mengapresiasi capaian pembangunan Banyuwangi yang dinilai terus menunjukkan tren positif.
Ia berharap kepengurusan baru HIPMI Banyuwangi mampu menjaga semangat kolaborasi dengan pemerintah daerah sehingga berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Banyuwangi dapat berkembang lebih maksimal.
“Banyuwangi sangat maju perkembangannya. Semoga HIPMI Banyuwangi semakin solid dan terus menjadi bagian dari kemajuan ekonomi daerah,” ujarnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri para ketua dan pengurus HIPMI dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, yang menandai dimulainya kepengurusan baru dengan harapan mampu memperkuat ekosistem usaha dan investasi di Banyuwangi.//////////










