Banyuwangi, seblang.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga beras di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kecamatan Genteng, Banyuwangi, terus merangkak naik. Kondisi ini menyebabkan para pedagang nasi mulai mengeluh, Selasa (5/5/2026).
Harga beras kini menyentuh Rp18 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp15 ribu. Kenaikan tidak hanya terjadi pada beras, namun juga sejumlah kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng, telur, gula, cabai, hingga plastik yang ikut mengalami kenaikan.
Saat ditemui Seblang.com, pedagang nasi, Fitri (31), warga Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon, yang sehari-hari berjualan di kawasan Gedung GNI atau PDSM Genteng, mengaku sangat terbebani dengan kenaikan harga bahan pokok.
“Semua harga naik, Mas. Sedangkan kalau harga nasi kami naikkan, pelanggan bisa lari. Semoga kondisi ini segera kembali normal,” tuturnya.
Dampak kenaikan harga sembako ini membuat pedagang warung nasi di sejumlah wilayah Kecamatan Genteng semakin tertekan. Mereka terpaksa menaikkan harga jual, yang berimbas pada penurunan omzet serta berkurangnya jumlah pembeli.////////










