Madiun, seblang.com – Dua remaja berinisial ATP (14) dan MRAR (14) mengalami nasib nahas saat pulang dari tempat nongkrong. Keduanya babak belur setelah dikeroyok orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu (2/5/2026) dini hari.
Akibat kejadian tersebut, ATP mengalami luka cukup serius berupa retak pada siku lengan kanan setelah terkena lemparan batu dari para pelaku.
Menurut keluarga korban, Agus Bimo, peristiwa bermula saat keduanya hendak pulang usai ngopi di depan kampus UNS Caruban. Tiba-tiba muncul rombongan yang diduga berasal dari salah satu kelompok organisasi silat dan langsung menyerang kedua remaja tersebut secara membabi buta.

“ATP dan MRAR sekitar pukul 02.00 WIB pulang dari ngopi dan berpapasan dengan rombongan yang mengendarai sepeda motor. Tanpa sebab yang jelas, rombongan itu menyerang dengan melemparkan batu ke arah tubuh mereka,” terang Agus melalui sambungan telepon, Selasa (5/5/2026).
Akibat pengeroyokan itu, Agus menjelaskan bahwa ATP mengalami retak pada siku tangan kanan akibat hantaman batu. Selain itu, sepeda motor yang dikendarainya juga dirusak oleh pelaku.
Usai kejadian, ATP langsung dibawa temannya ke RSUD Caruban untuk mendapatkan perawatan medis.
“ATP mengalami retak pada siku tangan kanan. Malam itu juga langsung dibawa temannya ke rumah sakit setelah berhasil menyelamatkan diri. Dari hasil pemeriksaan dokter, terdapat lebam pada wajah dan retak pada siku tangan kanan,” jelasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Saat ini sudah kami tangani dan sudah ada tersangkanya,” ujar Agus Andi, Senin (4/5/2026). Penulis: Puguh Setiawan










