Gubernur Khofifah, Wagub Emil, dan Forkopimda Jatim Bersama Ribuan Buruh Peringati May Day 2026, Hadirkan “Kado” Paket Kebijakan Pro-Buruh

by -3 Views
Wartawan: Ady Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Gubernur Khofifah didampingi Wagub Jatin Emil Elestianto Dardak ,Sekdaprov.Jatim Adhy Karyono bersama Forkopimda Jatim Dalam Peringati Hati Buruh di Kantor Pahlawan Surabaya.
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Surabaya, seblang.comGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja/buruh dari berbagai aliansi serikat buruh.

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan No. 110 Surabaya, Jumat (1/5).

Dalam suasana penuh kebersamaan dan keakraban, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghadirkan paket kebijakan strategis sebagai respons atas aspirasi buruh sekaligus bentuk komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja di Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah didampingi jajaran Forkopimda Jatim menyerahkan “kado” bagi buruh berupa sejumlah program afirmatif.

Di antaranya, insentif pemotongan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), perluasan akses pendidikan melalui kuota afirmasi bagi anak buruh, penguatan transportasi publik melalui pengembangan Bus Trans Jatim koridor Pasuruan Raya, hingga percepatan regulasi perlindungan pekerja.

Gubernur Khofifah menjelaskan, insentif pajak kendaraan bermotor diberikan dengan skema pengurangan sekitar 20 persen, khususnya bagi buruh dalam kategori desil 1 hingga 4, termasuk kemungkinan pembebasan pajak pokok dan pungutan tambahan sesuai kriteria.

“Kami akan menyusun skemanya sehingga nantinya yang diberikan berupa pengurangan pajak yang bisa meringankan beban para buruh,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Jawa Timur juga menyiapkan kebijakan kuota afirmasi pendidikan bagi anak-anak buruh sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan yang berkualitas.

Khofifah menyampaikan bahwa kebijakan afirmasi ini telah diinisiasi sejak enam tahun lalu, namun implementasinya masih perlu diperkuat. Hingga saat ini, capaian kuota afirmasi baru mencapai sekitar 1,33 persen dari target 5 persen pada tahun 2025.

Ini adalah komitmen dari Pemprov Jatim untuk mengantarkan putra-putri buruh mendapatkan layanan pendidikan sebaik mungkin,” tuturnya.

Sementara di sektor transportasi, Pemprov Jawa Timur merespons kebutuhan mobilitas buruh dengan merencanakan pembukaan koridor baru Bus Trans Jatim di kawasan Pasuruan Raya, khususnya untuk mendukung akses pekerja di kawasan industri PIER.

iklan warung gazebo