Hasil kajian tersebut nantinya menjadi pijakan dalam menentukan trase sekaligus desain teknis pembangunan jalan tol. Setelah tahap perencanaan selesai, proyek akan memasuki tahapan berikutnya, termasuk pengadaan atau pembebasan lahan sebelum pembangunan fisik dimulai.
Pemkab Malang menilai kedekatan trase dengan Gondanglegi menjadi salah satu kunci agar manfaat Tol Malang-Kepanjen dapat menjangkau kawasan Malang Selatan secara lebih luas. Dengan konektivitas tersebut, arus kendaraan dari wilayah Malang dan sekitarnya diharapkan memiliki akses yang lebih efektif menuju jaringan Pansela.
Dampaknya tidak hanya terhadap mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mendorong distribusi barang, pengembangan ekonomi, sektor pariwisata, serta pertumbuhan kawasan selatan Kabupaten Malang.
Karena itu, penyelesaian FS dan review basic design pada Desember 2026 menjadi tahapan penting sebelum proyek bergerak ke tahap berikutnya.
Jika proses pembebasan lahan berjalan lancar dan seluruh persyaratan pembangunan terpenuhi, konstruksi Tol Malang-Kepanjen diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua tahun.
Namun, target tersebut tetap bergantung pada kesiapan lahan dan kelancaran seluruh tahapan proyek. Perhatian utama bukan hanya kapan tol dibangun, tetapi ke mana konektivitasnya diarahkan agar benar-benar mampu membuka akses dari Malang Selatan hingga jaringan Pansela.////////












