Madiun, seblang.com – Pemerintah Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, memanfaatkan Bantuan Keuangan Desa (BKD) dari Pemerintah Provinsi untuk membangun saluran drainase sepanjang 154 meter di Dusun Joblangbetek. Pembangunan senilai Rp100 juta tersebut diarahkan untuk memperlancar aliran air yang dibutuhkan masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas pertanian.
Kepala Desa Sidorejo, Setio Budi, mengatakan pembangunan drainase menjadi salah satu upaya pemerintah desa dalam menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat. Kondisi saluran yang sebelumnya dinilai kurang layak menjadi perhatian karena kelancaran aliran air memiliki peran penting bagi kegiatan pertanian warga.
“Pembangunan drainase ini sangat penting untuk kelancaran aksesibilitas warga, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi dan pertanian. Kami bersyukur pelaksanaannya berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” ungkap Setio Budi, Kamis (22/10/2026).
Menurut Setio Budi, infrastruktur drainase bukan sekadar pembangunan saluran air, melainkan juga bagian dari upaya mendukung aktivitas masyarakat di wilayah tersebut. Saluran yang memadai diharapkan membantu memperlancar distribusi air bagi petani setempat.
Sebelum pembangunan dilakukan, kondisi drainase di Dusun Joblangbetek masih kurang layak untuk mengalirkan air secara optimal, terlebih saat musim penghujan. Karena itu, pembangunan saluran sepanjang 154 meter ini menjadi salah satu upaya untuk memperbaiki kondisi infrastruktur yang dibutuhkan warga.
“Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya kami memenuhi kebutuhan masyarakat. Infrastruktur yang dibangun harus memiliki manfaat dan bisa menunjang aktivitas warga, terutama dalam kegiatan pertanian,” ujarnya.
Pembangunan drainase tersebut merupakan bagian dari program prioritas desa yang telah disepakati melalui musyawarah desa dan dituangkan dalam berita acara. Dengan demikian, pelaksanaannya menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa berdasarkan kebutuhan masyarakat.












