Malang, seblang.com — Dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap calon pekerja migran Indonesia (CPMI) di salah satu lembaga pelatihan kerja (LPK) di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, mendapat perhatian dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang.
Disnaker bersama kepolisian, Babinsa, dan perangkat desa telah mendatangi lokasi untuk mengecek langsung informasi yang sebelumnya beredar di media sosial.
Kepala Bidang Penempatan Kerja Disnaker Kabupaten Malang, Tri Darmawan, mengatakan pihaknya secara rutin melakukan evaluasi terhadap seluruh LPK yang ada di wilayah Kabupaten Malang.
“Kami tetap rutin melakukan evaluasi terhadap semua LPK. Kemarin kami juga ke sini dan melihat kondisi tempat ini. Memang ada yang perlu diperbaiki dan kami ingatkan harus ada perubahan,” kata Tri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di LPK dan PT Berkah Guna Selaras, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kamis (3/9/2026).
Terkait tudingan adanya kekerasan maupun perlakuan tidak layak terhadap CPMI, Tri meminta seluruh pihak memberikan klarifikasi dan bukti. Menurutnya, Disnaker tidak ingin terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar sebagai fitnah maupun sebagai fakta.
“Kalau sampai dikatakan fitnah, harus ada klarifikasi juga dari pihak yang datanya digunakan. Itu harus dilaporkan kepada kami, baru kami bisa menentukan fitnah atau tidak,” ujarnya.












