Dukcapil Kabupaten Malang Jemput Bola ke Rumah Warga, Pastikan Lansia dan ODGJ Miliki KTP-el

by -5 Views
Wartawan: Ahmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang, Harry Setia Budi
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Malang, seblang.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Malang terus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan bagi kelompok rentan. Melalui program Jemput Bola Prioritas, petugas mendatangi langsung rumah warga, rumah sakit, panti jompo, hingga lokasi perawatan kesehatan mental untuk memastikan seluruh warga memperoleh dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Program ini menjadi solusi bagi lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), maupun warga yang sedang menjalani perawatan medis agar tetap memperoleh hak administrasi kependudukan secara cepat dan tuntas.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang, Harry Setia Budi, menegaskan pelayanan jemput bola merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam menjamin seluruh warga memiliki identitas kependudukan yang sah.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga Kabupaten Malang yang kehilangan hak administrasi kependudukannya hanya karena kondisi kesehatan, usia lanjut, atau keterbatasan fisik. Negara harus hadir memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegas Harry Setia Budi, Jumat (26/6/2026).

Menurut Harry, pelayanan tidak berhenti pada proses perekaman biometrik KTP elektronik. Setelah perekaman selesai, Dukcapil juga langsung menindaklanjuti penerbitan dokumen kependudukan, seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP-el.

“Petugas tidak hanya merekam data. Kami juga memastikan dokumen kependudukan yang dibutuhkan warga segera diproses dan diterbitkan sehingga keluarga tidak perlu bolak-balik mengurus ke kantor,” ujarnya.

Sepanjang Juni 2026, intensitas pelayanan Jemput Bola Prioritas semakin ditingkatkan. Salah satu kegiatan terbaru dilaksanakan pada 25 Juni 2026 di Desa Sumbersuko, Kecamatan Dampit. Tim Dukcapil melakukan kunjungan langsung ke rumah seorang lansia yang sedang sakit untuk melakukan perekaman KTP-el.

Meski menghadapi kendala jaringan komunikasi akibat minimnya sinyal di lokasi, proses pelayanan tetap berjalan lancar berkat koordinasi antara petugas Dukcapil, Pemerintah Kecamatan Dampit, pemerintah desa, serta dukungan anggota DPRD Kabupaten Malang.

Tidak hanya di Kecamatan Dampit, layanan serupa juga dilaksanakan di sejumlah wilayah lain. Petugas mendatangi warga yang menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan, RS Soepraoen, dan RSI Gondanglegi, serta memberikan pelayanan langsung kepada lansia dan ODGJ di berbagai desa di Kabupaten Malang.

Harry menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari sinergi antara operator Dukcapil di tingkat kecamatan, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan tim teknis Dukcapil Kabupaten Malang.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelayanan ini. Informasi dari desa dan kecamatan sangat membantu kami menjangkau warga yang membutuhkan pelayanan khusus secara cepat dan tepat,” katanya.

Dukcapil Kabupaten Malang juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengajukan layanan Jemput Bola Prioritas apabila terdapat anggota keluarga atau warga yang mengalami sakit berat, lansia, penyandang disabilitas, maupun ODGJ yang belum memiliki dokumen kependudukan secara lengkap.

Pengajuan layanan dapat dilakukan melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat. Selanjutnya, usulan tersebut diteruskan kepada operator Dukcapil di tingkat kecamatan untuk diverifikasi dan dijadwalkan kunjungan lapangan oleh petugas.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Malang berharap seluruh warga rentan dapat terdata secara akurat sehingga akses terhadap layanan kesehatan, bantuan sosial, maupun berbagai program pemerintah lainnya dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

“Dokumen kependudukan merupakan pintu masuk berbagai layanan publik. Karena itu, kami akan terus mendatangi warga yang membutuhkan agar tidak ada satu pun masyarakat yang tertinggal dari pelayanan negara,” pungkas Harry Setia Budi.///////

iklan warung gazebo