Sucipto menilai peluang kerja sama ini sangat menjanjikan, mengingat dukungan pendanaan dari pemerintah Timor Leste yang dinilai cukup kuat serta potensi bahan baku yang melimpah di negara tersebut.
“Untuk masalah dana dari pemerintah Timor Leste itu cukup besar. Saya juga tertarik kalau diajak kerja sama membuka pabrik produksi keripik di sana,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kemudahan dalam proses kerja sama menjadi salah satu faktor yang membuatnya optimistis untuk berekspansi.
“Urusannya juga enak, yang penting sama-sama untung. Di sana bahan bakunya juga banyak, tapi belum banyak yang mengelola. Jadi peluang usaha sangat besar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sucipto menyebut bahwa dalam waktu dekat pihaknya bersama sejumlah pelaku usaha lain dijadwalkan akan melakukan kunjungan balasan ke Timor Leste.
“Insya Allah bulan Juni nanti kami diundang ke sana, dari peternakan di Jabung, saya, dan Abah Sulaiman untuk melihat langsung kondisi di sana dan menyesuaikan peluang kerja sama,” pungkasnya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi ekspansi industri Kabupaten Malang ke pasar internasional, sekaligus memperkuat posisi produk lokal di kancah global.
Sebelumnya, delegasi dari Timor Leste ini juga bertemu Bupati Malang, HM Sanusi, beserta beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) saat berkunjung ke peternakan unggas di Kecamatan Jabung.










