Cukai Tembus Rp2,5 Triliun, Gus Bupati Turun Langsung Awasi Mesin Pelinting Rokok di Mojokerto

by -9 Views
Wartawan: Harianto
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Ia juga mengingatkan bahwa Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) memiliki manfaat nyata bagi masyarakat. Sesuai regulasi, dana tersebut dialokasikan sebesar 50 persen untuk program kesejahteraan masyarakat, 40 persen untuk sektor kesehatan, dan 10 persen mendukung penegakan hukum.

Usai memberikan arahan, Gus Bupati bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto Noerhono meninjau langsung ruang produksi hingga proses pengemasan rokok di PT Rajawali Sumber Rejeki.

Di sela peninjauan, ia memberikan apresiasi kepada perusahaan yang dinilai telah berkontribusi terhadap pembangunan melalui kepatuhan membayar cukai. Ia juga menyambut rencana ekspansi perusahaan dengan membuka lini produksi Sigaret Kretek Tangan (SKT).

Menurutnya, pengembangan SKT akan membawa dampak ganda. Selain meningkatkan kapasitas industri, sektor tersebut juga dikenal sebagai industri padat karya yang mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.

“Kami menyambut baik PT Rajawali Sumber Rejeki yang akan meluaskan ekspansi usahanya di bidang Sigaret Kretek Tangan. Karena SKT menggunakan tenaga manusia, industri ini akan membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat,” tegasnya.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Mojokerto, Camat Bangsal beserta Forkopimca Bangsal, serta Kepala Desa setempat.///////

iklan warung gazebo