Salah satu rencana pemkab adalah mengikutsertakan para pengemudi becak listrik itu untuk mendukung sektor pariwisata lokal, terutama wisata heritage.
“Becak listrik lebih bersih, nyaman, dan tampilannya estetik. Cocok untuk angkutan wisata keliling kota. Nanti kami atur teknisnya,” ujar Ipuk.
Perwakilan GSN Candra Mahardika menyebutkan, bantuan diprioritaskan bagi pengemudi berusia di atas 55 tahun. Pendataan calon penerima masih berlangsung agar penyalurannya merata.
“Rencananya penyerahan dilakukan akhir Januari ini,” katanya.
Para penerima bantuan akan mendapat pelatihan cara mengoperasikan dan merawat becak listrik. Menurut Candra, teknologi yang digunakan cukup sederhana dan pengisian baterainya bisa dilakukan di rumah dengan daya listrik 450 VA.///////










