Jember, seblang.com – Aktivitas penerbangan komersial di Bandara Notohadinegoro Jember kembali bergeliat setelah Wings Air resmi membuka penerbangan berjadwal rute Surabaya–Jember, Senin (1/6/2026). Kehadiran rute ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi peningkatan investasi, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Tapal Kuda.
Penerbangan perdana menggunakan pesawat ATR 72 milik Wings Air mendarat dengan lancar di Bandara Notohadinegoro. Kedatangannya disambut prosesi water salute serta pertunjukan tari tradisional yang menandai kembalinya layanan transportasi udara reguler di Kabupaten Jember.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyebut beroperasinya kembali penerbangan komersial tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas daerah dengan berbagai pusat ekonomi nasional.
Menurutnya, akses transportasi udara menjadi kebutuhan penting bagi daerah yang memiliki potensi besar di sektor perdagangan, investasi, pendidikan, hingga pariwisata. Dengan konektivitas yang semakin baik, mobilitas masyarakat dan pelaku usaha dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
“Ini bukan hanya soal penerbangan, tetapi tentang membuka peluang yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi Jember,” ujar Fawait.
Ia menilai pembukaan kembali jalur udara tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, legislatif, hingga sektor swasta. Kolaborasi itu dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang selama ini dinantikan.
Fawait mengatakan, selama beberapa tahun terakhir Jember menghadapi tantangan dalam menjaga konektivitas dengan kota-kota besar di Indonesia. Kondisi tersebut turut memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah.
Karena itu, kehadiran kembali penerbangan Surabaya–Jember diharapkan mampu menarik minat investor, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
“Semakin mudah akses menuju Jember, semakin besar peluang ekonomi yang bisa kita ciptakan bersama,” katanya.
Momentum pembukaan rute penerbangan yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila juga dinilai memiliki makna tersendiri. Pemerintah Kabupaten Jember berharap pembangunan konektivitas dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi daerah.
Ke depan, Pemkab Jember optimistis keberadaan jalur penerbangan reguler tersebut akan mempercepat berbagai program pembangunan sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Jawa Timur.
“Harapan kami, ini menjadi awal yang baik untuk kebangkitan ekonomi Jember dan wilayah Tapal Kuda secara keseluruhan,” pungkasnya.///////











