Apresiasi Karya Seni Tari Maestro Sumitro Hadi, Festival Sulur Kembang Ke-3 Sukses Digelar di Gesibu Blambangan

by -830 Views
aston banyuwangi
aston banyuwangi

“Kegiatan Festival Sulur Kembang ini merupakan acara rutin yang kami gelar untuk melestarikan karya sang maestro sekaligus memperingati hari jadi sanggar Lang Lang Buana ke -33 tahun,” ungkap Sabar.

Pengunjung dan para penonton yang datang menyaksikan Festival Sulur Kembang 3 terlihat sangat antusias. Hal tersebut bisa dilihat dari penuhnya tempat duduk penonton yang berada di tribun Gesibu Blambangan Banyuwangi.

Dalam gelaran Festival Sulur Kembang ke-3, sanggar Lang Lang Buana membawakan beberapa tari karya Sabar Harianto antara lain; Tari Kampret, Tari Celeng, Tari Banyu Biru, Tari Singomanjuruh, Tari Minak Jinggo dan Tari Sriganyong.

Salah seorang warga asal Sidney, Australia Bredley yang sudah 10 bulan berada di Banyuwangi dengan berani tampil tari tradisional dengan memerankan tokoh pewayangan Bima.

“Dulu saya pernah belajar menari dibimbing Sabar Hariyanto sewaktu di Australia. Kini saya support acara Sulur Kembang ke-3 sekaligus memberanikan diri untuk tampil dihadapan ribuan penonton di Gesibu Blambangan,” kata Bredley.

Pada akhir acara, Bredley mengaku ingin mengajak sanggar Lang Lang Buana untuk perform di Australia.

“Jika diberikan kesempatan nanti, saya ingin mengajak seniman-seniman di sanggar ini untuk perform di Australia.” pungkas Bredley.

Acara puncak Festival Sulur Kembang itu menampilkan kolaborasi yang disusun secara medley oleh sanggar seni Lang Lang Buana.

Dalam pagelaran, Festival Sulur Kembang ke-3 juga turut dimeriahkan oleh penampila penari Gandrung “Emak-emak” dari Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia Banyuwangi.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *