Anak-anak Banyuwangi Usul Green Ranger hingga Sanksi Penebang Pohon Liar

by -8 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Sementara itu, Thalita Elok Safitri dari MAN 1 Banyuwangi menilai edukasi pengelolaan sampah perlu diperluas hingga menyasar kelompok PKK.

“Kalau ibu-ibu PKK diberi pelatihan memilah dan mendaur ulang sampah menjadi barang bernilai ekonomi, pasti mereka akan tertarik karena sekaligus bisa menambah penghasilan keluarga,” katanya.

Thalita juga mengusulkan pemanfaatan media sosial dan videotron untuk mengampanyekan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, menurutnya perlu ada pemantauan hingga tingkat desa agar pengelolaan sampah berjalan lebih optimal.

Usulan lainnya disampaikan Hafis Maulana Akbar dari SMPN 4 Banyuwangi. Ia meminta pemerintah memberikan sanksi tegas kepada pelaku penebangan pohon liar.

“Pohon sangat bermanfaat untuk menjaga kualitas udara, mencegah banjir, dan menyimpan cadangan air. Karena itu tidak boleh ada yang menebangnya sembarangan,” ujarnya.

Yayan mengapresiasi antusiasme para peserta yang aktif menyampaikan berbagai ide. Menurutnya, aspirasi tersebut akan menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih ramah anak sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

“Kami bangga dengan anak-anak tadi. Mereka sangat antusias menyampaikan ide-idenya terkait lingkungan dan sampah yang memang menjadi isu global saat ini,” pungkasnya.////////

iklan warung gazebo