Panen Raya Jagung, Banyuwangi Klaim Surplus hingga 180 Ribu Ton

by -3 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Sementara kebutuhan jagung Banyuwangi berada di kisaran 69.842 ton. Pada 2024, daerah tersebut mencatat surplus produksi jagung hingga 180.754 ton.

Adapun sepanjang Januari hingga September 2026, produksi jagung Banyuwangi tercatat 99.140 ton dari luas panen 14.742 hektare.

Bupati Ipuk mengatakan pemerintah daerah terus mendorong produktivitas petani untuk menjaga ketersediaan pangan. Upaya itu dilakukan bersama sejumlah pihak, termasuk kepolisian dan organisasi pertanian.

“Alhamdulillah Banyuwangi selalu surplus. Terima kasih Bapak Kapolda, kepolisian, petani, dan seluruh pemangku kepentingan. Semoga ikhtiar bersama ini membawa berkah untuk kita semua,” kata Ipuk.

Arum Sabil mengatakan jagung yang dipanen kali ini merupakan varietas hibrida yang ditanam sejak Mei 2026.

Menurutnya, Green Farm juga menjadi lokasi pengembangan benih jagung baru yang dinamai Kolaborasi Inovasi Polri (KIP). Pengembangan tersebut melibatkan Polda Jatim, Pemprov Jatim, Kwarda Pramuka Jatim, HKTI Jatim, dan Pemkab Banyuwangi.

Ini berkat sinergi Polda Jatim, Pemprov Jatim, Kwarda Pramuka Jatim, HKTI Jatim, dan Pemkab Banyuwangi,” ujar Arum.

Pengembangan varietas dan peningkatan produktivitas tersebut diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian Banyuwangi sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan di Jawa Timur dan nasional.//////////

iklan warung gazebo