Media Syahrianto Jadi GM Baru ASDP Ketapang, Urai Kemacetan Jadi Prioritas

by -117 Views
Wartawan: Ali Sam'ani
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, berganti General Manager (GM). Serah terima jabatan (sertijab) digelar Jumat (4/9/2026) di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang.

General Manager sebelumnya, Arief Eko Kurniansjah, menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Media Syahrianto Heriawan yang kini dipercaya memimpin ASDP Ketapang.



Dalam kesempatan tersebut, Arief menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh jajaran selama dirinya bertugas di Ketapang.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kesalahan maupun kekurangan.

“Saya yakin saya pun juga banyak kesalahan, saya mohon maaf seluruhnya. Mudah-mudahan teman-teman semua selalu diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, keselamatan untuk semuanya,” ujar Arief.

Arief berpesan agar dukungan dan kerja sama yang selama ini diberikan kepadanya dapat diteruskan kepada GM baru. Ia berharap seluruh pihak, termasuk media, dapat memberikan dukungan yang sama, bahkan lebih, kepada Media Syahrianto dalam menjalankan tugasnya di ASDP Ketapang.

Sementara itu, Media Syahrianto Heriawan langsung menyoroti persoalan kemacetan sebagai pekerjaan rumah utama yang harus segera ditangani.

Menurutnya, ASDP telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari regulator, BPTD, KSOP, kepolisian, Lanal, hingga Kementerian Perhubungan untuk mencari solusi bersama.

“PR pertama yang harus dikerjakan sama ASDP adalah bagaimana mengurai kemacetan,” kata Media.

Di sisi pelabuhan, salah satu langkah yang disiapkan adalah mengatur kendaraan sebaik mungkin serta mengoptimalkan penggunaan kapal berukuran besar.

ASDP juga mendorong pola pelayanan TBB (tiba, bongkar, berangkat) agar waktu kapal berada di pelabuhan dapat ditekan sehingga arus kendaraan lebih cepat terurai.

Selain itu, ASDP tengah meningkatkan kapasitas dermaga khusus logistik. Langkah tersebut dinilai penting mengingat adanya peningkatan arus kendaraan logistik yang cukup signifikan.

Media menyebut, berdasarkan perhitungan sementara, kenaikan arus logistik mencapai sekitar 12 hingga 16 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

“Semakin logistik semakin tinggi berarti tingkat pertumbuhan ekonomi semakin bagus,” ujarnya.

iklan warung gazebo