Lebih dari itu, lanjut Yusuf, kami memastikan keberlanjutan di tangan dan kaki sendiri dengan berdaya upaya mengajak rakyat membangun.
“Kuasa rakyatlah yang membayangi-bayangi kami bekerja, dan bukan kuasa figur,” tegasnya.
“Oleh karenanya, izinkan kami meneruskan dan menuntaskanya. Izinkan kami memastikan dan mengarahkan haluan Banyuwangi yang lebih berkeadilan serta memakmurkan masyarakat secara merata,” pintanya.
Sementara itu, Gus Riza sapaan akrab Mohammad Riza Aziziy mengatakan, Pilkada bagi kami adalah sarana untuk lebih dekat dengan rakyat, bukan semata mata mempertahankan kekuasaan.
” Kekuasaan bagi kami adalah sarana ibadah, melayani rakyat, menegakkan keadilan, dan bagi kami kekuasaan bukan untuk diri kami sendiri,” kata Gus Riza.
Gus Riza menambahkan, Ia dan Yusuf ingin mengajak kepada seluruh rakyat Banyuwangi untuk bersama menghadirkan Pilkada yang damai, bermartabat, dan memenuhi ruang ruang publik dengan gagasan dan ide terutama menghadapi pandemi Covid-19 saat ini.
“Semoga Allah SWT, Dzat yang maha kuasa atas segalanya. Meridloi langkah kebaikan yang ingin kami hadirkan untuk Banyuwangi,” pungkasnya. (guh/gda)










