Wamenkes Kenalkan Home Care Jember ke Daerah Lain, Blueprint Gus Fawait Dipaparkan di Kemenkes RI

by -10 Views
Wartawan: Nur Imatus Safitri
foto : Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benyamin Paulus Octavianus Saat Rapat Koordinasi Kaitan Program Homecare di Jakarta.
aston banyuwangi

“Review-nya nanti setelah beberapa bulan ini bagaimana,” kata Benyamin dalam rapat.

Sementara itu, Fawait menjelaskan Home Care Jember tidak dirancang sebatas kunjungan tenaga kesehatan ke rumah. Program tersebut juga dikembangkan agar terhubung dengan SIMKES Kabupaten Jember sehingga data sasaran, kunjungan, rekam medis hingga kebutuhan tindak lanjut dapat dihimpun dan dipantau.

“Yang kami sampaikan kepada Kementerian Kesehatan bukan sekadar program, tetapi blueprint bagaimana pelayanan kesehatan bisa lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Fawait saat dikonfirmasi terpisah.

Menurut Fawait, kunjungan langsung ke rumah memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi pasien dan keluarganya. Tenaga kesehatan tidak hanya melihat kondisi medis, tetapi juga dapat menemukan persoalan sosial yang berpotensi memengaruhi kondisi warga.

Dalam pelaksanaan beberapa bulan terakhir, misalnya, petugas menemukan warga miskin atau rentan yang belum masuk dalam pendataan serta warga yang belum memiliki dokumen administrasi kependudukan.

Temuan tersebut kemudian dapat dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait. Persoalan kesehatan ditindaklanjuti oleh jajaran kesehatan, sedangkan persoalan sosial maupun administrasi kependudukan dapat diteruskan kepada perangkat daerah yang memiliki kewenangan.

“Ketika kita datang ke rumah warga, kita bukan hanya menemukan persoalan kesehatan. Kita juga bisa menemukan warga miskin atau rentan yang belum terdata, bahkan warga yang belum memiliki dokumen kependudukan,” kata Fawait.

Pola tersebut membuat kunjungan Home Care sekaligus menjadi sarana pemerintah memperoleh data kondisi masyarakat secara langsung. Data hasil kunjungan kemudian dapat menjadi dasar untuk menentukan pelayanan dan tindak lanjut berikutnya.

Di Jember, pelaksanaan Home Care juga terus dilakukan di sejumlah wilayah. Pada 24 September 2026, misalnya, tim Home Care Kecamatan Sukorambi mendatangi lansia dari keluarga kepala keluarga tunggal di Desa Klungkung untuk memantau kondisi kesehatan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pelayanan.

Dengan pola tersebut, Fawait membawa pengalaman pelaksanaan Home Care Jember sekaligus rancangan pengembangannya dalam pertemuan dengan Kementerian Kesehatan.

Sementara pemerintah pusat mulai mengenalkan model tersebut kepada daerah lain, pelaksanaan di Jember masih akan terus ditinjau untuk melihat efektivitas dan kebutuhan pengembangannya.

iklan warung gazebo