Banyuwangi, seblang.com – Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyebut sopir logistik memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi barang yang berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi dan ketersediaan kebutuhan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Mujiono saat menghadiri peringatan hari jadi pertama Perkumpulan Sopir Logistik Indonesia (PSLI) di Pantai Cacalan, Banyuwangi, Minggu (2/8).
Menurut Mujiono, profesi sopir logistik kerap luput dari perhatian publik. Padahal, mereka menjadi bagian penting dalam rantai pasok nasional dengan memastikan distribusi bahan pangan, hasil pertanian, hingga produk UMKM tetap berjalan.
“Panjenengan semuanya adalah urat nadi distribusi barang dan jasa, serta penggerak ekonomi Indonesia,” kata Mujiono.
Ia mengatakan para pengemudi logistik bekerja tanpa mengenal waktu demi menjaga arus distribusi barang. Kondisi itu, menurutnya, berkontribusi terhadap terjaganya pasokan dan stabilitas harga di berbagai daerah.
“Ketika sebagian orang tidur nyenyak di rumah, di situ ada pahlawan yang masih memegang kemudi. Mengantarkan bahan pangan, hasil pertanian, hingga produk UMKM menembus berbagai daerah. Tanpa kelancaran distribusi dari para sopir logistik, stabilitas harga dan ketersediaan barang di pasar akan terganggu,” ujarnya.










