Menanggapi pengaduan tersebut, petugas penerima pengaduan PUDAM menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Petugas juga meminta warga bersabar karena tim teknis masih menelusuri penyebab gangguan.
Petugas menyampaikan bahwa tim teknis telah bekerja hingga dini hari untuk mencari sumber masalah. Pengecekan kembali dilakukan pada Kamis pagi (29/10/2026) guna menelusuri gangguan di kawasan terdampak.
Sebagai langkah sementara, PUDAM juga menyampaikan rencana mengirimkan mobil tangki air untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama proses penelusuran berlangsung.
“Sambil menunggu petugas menelusuri penyebab gangguan, kami kirimkan tangki air. Mungkin bisa menyiapkan bak plastik terlebih dahulu untuk menampung air sementara,” demikian respons petugas PUDAM kepada pelanggan.
Hingga berita ini ditulis, penyebab gangguan aliran air di kawasan Singotrunan tersebut belum diketahui secara pasti. Warga masih menantikan pemulihan distribusi air agar dapat kembali memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa kesulitan.////////










