Suasana Toko Emas Murni Jember Mendadak Mencekam, Pemilik dan Anaknya Jadi Korban Pembacokan

by -103 Views
Wartawan: Nur Imatus Safitri
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Jember, seblang.com – Aktivitas pagi di Toko Emas Murni, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, mendadak mencekam pada Kamis (22/10/2026). Dua orang yang merupakan ibu dan anak, Lili Liong (sekitar 70 tahun) dan Ayong (sekitar 48 tahun), menjadi korban pembacokan dalam dugaan aksi perampokan sekitar pukul 08.00 WIB.

Peristiwa tersebut membuat dua pegawai toko berusaha menyelamatkan diri, sementara warga yang mengetahui kejadian itu bergegas mendatangi lokasi. Kedua korban kemudian dibawa ke RSD dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan perawatan medis.



Salah seorang pegawai toko, Siti Kholifah (51), menuturkan bahwa dirinya sedang berada di depan toko untuk menyapu dan membersihkan area sekitar ketika seorang terduga pelaku datang. Orang tersebut sempat mengatakan hendak menemui bosnya sebelum meminta Siti masuk ke dalam toko.

Siti mulai merasa khawatir setelah melihat salah seorang terduga pelaku membawa senjata tajam. Ia kemudian memilih menjauh bersama rekannya untuk menghindari kemungkinan menjadi korban berikutnya.

“Saya sempat melihat ada yang membawa senjata tajam. Teman saya kemudian mengajak lari karena khawatir terjadi sesuatu. ‘Mbak gowo lading (pisau, red) ayo mlayu (ayo lari),’” kata Siti saat ditemui di lokasi.

Menurut Siti, dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut mengenakan masker hitam dan jaket bertudung. Namun, ia mengaku tidak menyaksikan secara lengkap bagaimana penyerangan terhadap pemilik toko dan anaknya berlangsung.

Pegawai lainnya, Riska Suciati (41), juga mengaku berada di dalam toko saat peristiwa terjadi. Ia mengatakan langsung berusaha menyelamatkan diri bersama rekannya dan meminta pertolongan warga.

“Saya tadi berada di dalam toko. Yang saya tahu, ada dua korban, anak pemilik toko dan ibunya. Saya tidak tahu detail kejadiannya karena langsung lari bersama teman untuk menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga,” ujar Riska.

iklan warung gazebo