Tak Perlu Menunggu Sakit, Risiko Jantung Bisa Dicek Lewat Mobile JKN

by -10 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Kegiatan Senam bersama di Lingkungan Kantor BPJS Kesehatan KC Banyuwangi
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.com – Penyakit jantung tidak selalu diawali keluhan yang mudah dikenali. Karena itu, mengetahui faktor risiko sejak dini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan, termasuk dengan memanfaatkan layanan Skrining Riwayat Kesehatan melalui Mobile JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi Muhammad Masrur Ridwan mengatakan, pencegahan penyakit jantung dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pola hidup sehat perlu dibarengi dengan kesadaran untuk mengetahui kondisi kesehatan secara berkala.

“Menjaga kesehatan jantung sebenarnya bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Peserta dapat membiasakan olahraga secara rutin melalui gerak 335, mengatur konsumsi makanan dengan menghindari lemak, gula, dan garam berlebihan, serta menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan waktu untuk diri sendiri,” ujar Masrur, Jumat (18/9/2026).

Selain menjaga pola hidup, peserta JKN juga dapat melakukan Skrining Riwayat Kesehatan untuk mengetahui faktor risiko penyakit kronis. Layanan tersebut dapat diakses melalui Mobile JKN, PANDAWA, maupun dengan mendatangi langsung FKTP.

Proses skrining relatif singkat, yakni sekitar 5–10 menit. Hasilnya dapat menjadi informasi awal bagi peserta untuk lebih memahami kondisi dan risiko kesehatannya.

“Melalui skrining, peserta dapat mengetahui lebih awal apakah memiliki risiko terhadap penyakit kronis atau tidak. Semakin cepat risiko diketahui, semakin cepat pula langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga dan menangani kondisi kesehatan,” kata Masrur.

Pentingnya mengenali kondisi kesehatan sejak dini juga dirasakan Setyowati (58), peserta JKN segmen mandiri asal Banyuwangi.

iklan warung gazebo