Lukisan “Ratu Majapahit Mengajar” Dipinang Dinas Pendidikan, Delapan Karya Diak Eko Laris Terjual

by -4 Views
Wartawan: Rahmat
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Mojokerto, seblang.com – Lukisan karya maestro Diak Eko Purwoto laris manis. Sejak dibuka dalam pameran lukisan dan fotografi bertajuk “Merawat Budaya, Merekam Peristiwa” di Sunrise Mall Mojokerto pada 8 Juli 2026, sebanyak delapan karya seniman yang juga merupakan reporter televisi Indosiar-SCTV tersebut telah dipinang para kolektor.

Setelah sebelumnya dibeli oleh Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Alex Batara, kali ini giliran Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Mujiwati, yang memboyong lukisan bertajuk “Ratu Majapahit Mengajar”. Mujiwati datang bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Amsar Azhari Siregar dan sejumlah staf untuk mengunjungi pameran tersebut.

Pameran bertema “Merawat Budaya, Merekam Peristiwa” menampilkan puluhan lukisan karya Diak Eko Purwoto serta foto-foto jurnalistik hasil karya anggota Pewarta Foto Indonesia (PFI) dan fotografer Media Center Ruang Jurnalis Mojokerto. Pameran berlangsung di Sunrise Mall Mojokerto hingga 31 Agustus 2026 dan terbuka untuk masyarakat umum.

Mujiwati mengatakan, lukisan “Ratu Majapahit Mengajar” memiliki makna yang sangat dekat dengan dunia pendidikan. Karya tersebut menggambarkan sosok seorang ratu yang dengan sabar membimbing anak-anak belajar, sehingga menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya pendidikan karakter sejak dini.

“Lukisan ini menggambarkan proses mendidik pada masa Majapahit. Sosok ibu ratu yang sabar dan telaten mengajari anak-anak memuat pesan yang sangat kuat bagi kami di Dinas Pendidikan,” ujar Mujiwati, Selasa (14/7).

Menurutnya, nilai yang terkandung dalam lukisan tersebut sejalan dengan slogan “Anak Hebat, Orang Tua Terlibat” yang diusung dunia pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Amsar Azhari Siregar, yang turut mengamati detail setiap lukisan mengungkapkan bahwa karya bertema pendidikan tersebut sangat tepat dipajang di lingkungan Dinas Pendidikan.

“Lukisan ini sangat sesuai dengan filosofi dan semangat kami dalam mendidik generasi penerus,” katanya.

Maestro pelukis Diak Eko Purwoto mengaku bersyukur karena karya-karyanya tidak hanya diapresiasi dari sisi artistik, tetapi juga mampu menyampaikan pesan edukatif kepada masyarakat.

“Saya berharap setiap lukisan tidak berhenti sebagai hiasan dinding. Saya ingin setiap karya menjadi media edukasi yang mengingatkan masyarakat akan nilai-nilai luhur peradaban Majapahit, terutama semangat belajar, keteladanan, dan pelestarian budaya,” ungkap Diak.

Ia menambahkan, tingginya minat para kolektor menjadi motivasi untuk terus menghadirkan karya-karya yang mengangkat sejarah dan budaya lokal agar semakin dikenal oleh generasi muda.

Hingga sepekan pameran berlangsung, delapan lukisan telah berpindah tangan kepada para kolektor dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat, tokoh masyarakat, hingga pecinta seni.//////////

iklan warung gazebo