“Saya kira mutu pelayanan kesehatan di Indonesia makin baik. Contohnya RSUD Genteng ini, meskipun bukan di pusat kota tapi peralatannya lengkap, kualitas dokternya juga bagus,” ungkapnya.
Sementara itu, di RSUD Blambangan, penguatan layanan terlihat pada bidang penanganan kanker. Rumah sakit ini telah mengoperasikan layanan kemoterapi sejak Juni 2026, dilengkapi fasilitas pendukung untuk memastikan proses pengobatan berjalan sesuai standar keamanan.
Fasilitas tersebut mencakup ruang handling sitotoksik untuk peracikan obat kemoterapi dengan dukungan BioSafety Cabinet (BSC). RSUD Blambangan juga menyediakan ruang One Day Care Kemoterapi untuk pemberian obat kepada pasien rawat jalan, serta didukung dokter spesialis dan subspesialis yang menunjang pelayanan kanker.
Penguatan layanan diagnostik juga dilakukan melalui fasilitas radiologi, termasuk alat mamografi bantuan Kementerian Kesehatan. Peralatan tersebut ditujukan untuk memperluas akses deteksi dini kanker payudara, terutama bagi perempuan.
“Alat ini oleh Kemenkes kami kirim ke daerah-daerah agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya perempuan agar bisa mendeteksi kanker payudara sejak dini. Masyarakat silakan memanfaatkan alat ini untuk tindakan pencegahan,” kata Benjamin saat meninjau RSUD Blambangan, Sabtu (24/10/2026), didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Ipuk menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui bantuan peralatan medis modern bagi rumah sakit daerah. Menurut dia, kelengkapan fasilitas kesehatan berperan dalam memperluas pilihan pelayanan bagi masyarakat Banyuwangi.
“Semakin lengkapnya peralatan kesehatan ini sangat bermanfaat bagi warga. Karena warga tidak perlu jauh-jauh lagi saat berobat tanpa harus ke luar kota,” kata Ipuk.////////










