Sidoarjo, seblang.com – Pemerintah Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap kedua tahun 2026.
BLT-DD disalurkan pada Kamis (11/6/2026) di Pendopo Balai Desa setempat. Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa, Sekretaris Desa, pendamping desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bank Delta Arta, serta para penerima manfaat.
Penyaluran BLT Dana Desa tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026, serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026.

Kedua regulasi tersebut mengatur bahwa salah satu fokus penggunaan Dana Desa adalah penanganan kemiskinan ekstrem melalui program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).
Kepala Desa Kepatihan, Rigor Putra Tama, mengatakan pada tahun 2026 jumlah penerima manfaat BLT-DD ditetapkan sebanyak 17 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Masing-masing memperoleh bantuan sebesar Rp300.000 per bulan. Untuk penyaluran tahap kedua yang mencakup tiga bulan, yakni April hingga Juni 2026, setiap KPM menerima total bantuan sebesar Rp900.000,” ungkapnya.
Menurutnya, jumlah KPM yang menerima bantuan tahun ini mengalami penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan adanya penurunan jumlah Dana Desa yang diterima desa.
Meski terjadi penurunan anggaran, Pemerintah Desa Kepatihan tetap berkewajiban melaksanakan prioritas penggunaan Dana Desa sebagaimana diamanatkan dalam peraturan yang berlaku.
Sementara itu, Sekretaris Desa Kepatihan, Novianto, menyampaikan bahwa penyaluran BLT-DD merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah desa dalam menjaga jaring pengaman sosial masyarakat.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Harapan kami, Pemerintah Desa selalu dapat menjalin hubungan yang erat dengan warga. Semoga BLT ini bermanfaat bagi keluarga yang membutuhkan dan digunakan sebaik-baiknya,” ujarnya di sela-sela kegiatan. (hst)










