Jember, seblang.com – Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026, kembali menorehkan prestasi dengan masuk dalam Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) selama empat tahun berturut-turut. Capaian tersebut, mendapat apresiasi dari Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana.

Pasalnya, Menpar menilai konsistensi penyelenggaraan JFC selama 24 tahun itu, telah menjadikannya sebagai salah satu ikon pariwisata nasional. Sekaligus, agenda prioritas Kementerian Pariwisata untuk dipromosikan ke tingkat internasional.

“Selama empat tahun berturut-turut JFC masuk dalam Top 10 Karisma Event Nusantara. Ini merupakan salah satu event prioritas Kementerian Pariwisata yang akan terus kami dukung dan promosikan,” ucap Widiyanti saat konferensi pers di Pendapa Wahyawibagraha, Minggu (26/7/2026).
Ia mengungkapkan JFC telah beberapa kali tampil dalam ajang internasional, termasuk di New York dan Paris, serta menginspirasi lahirnya kostum nasional Indonesia yang meraih penghargaan pada berbagai kompetisi kecantikan dunia.

“Jember Carnaval ini sudah mendunia. Kami akan terus mendukung melalui promosi di platform kementerian, pendampingan lintas sektor, hingga membawa kalender event Indonesia dalam berbagai pameran pariwisata di luar negeri,” ungkapnya.
Widiyanti juga mengapresiasi kreativitas para peserta dari berbagai usia yang mampu menghasilkan kostum dengan kualitas tinggi melalui semangat dan kerja keras.

Ia membuka peluang kolaborasi lanjutan antara Kementerian Pariwisata dan JFC, termasuk agenda yang direncanakan berlangsung di Jakarta pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menilai JFC memiliki peluang semakin dikenal dunia apabila ditunjang akses transportasi dan kerja sama internasional yang lebih luas. Salah satunya melalui penguatan konektivitas penerbangan Jember-Bali yang dinilai dapat menjadi jalur masuk wisatawan mancanegara menuju JFC.

“JFC sudah masuk dalam Karisma Event Nusantara sehingga menjadi event pilihan nasional. Ke depan kita perlu memperkuat jejaring internasional, termasuk menghadirkan kolaborasi dengan pelaku industri fesyen dan institusi desain dari berbagai negara,” kata Emil.

Perlu diketahui, Grand Carnival JFC 2026 menghadirkan delapan defile utama, yakni Gaia, Roots, Noise, Conscience, Rebirth, Pandemic, White Guardian, dan Sanctuary. Seluruh karya menampilkan perpaduan seni kostum, budaya, dan pesan tentang kepedulian terhadap manusia, lingkungan, serta keberlangsungan kehidupan.









