Ning Ita menambahkan dalam tema Rakernas XVIII APEKSI, ‘Kota Tangguh, Indonesia Berdaulat’, sangat relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, kedaulatan bangsa Indonesia sangat ditentukan oleh ketangguhan kota-kota dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Saat ini kita semua sadar bahwa pemerintah kota sedang menghadapi banyak sekali keterbatasan, tidak hanya keterbatasan fiskal daerah, tetapi juga keterbatasan potensi daerah dalam rangka mendukung kedaulatan bangsa Indonesia. Namun dengan APEKSI ke-18 ini, kita tetap menggelorakan semangat sebagai kota-kota tangguh di seluruh Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut, Ning Ita mengatakan APEKSI menjadi wadah strategis bagi pemerintah kota untuk saling berbagi pengalaman, melakukan benchmarking praktik-praktik baik, serta bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi daerah.
“Melalui APEKSI, kita bisa saling berbagi potensi yang dimiliki sekaligus berbagi tantangan dan hambatan untuk menemukan solusi-solusi yang strategis dan kreatif bagi kemajuan kota masing-masing,” tuturnya.
Selain Indonesia City Expo, rangkaian Rakernas XVIII APEKSI juga diisi dengan berbagai forum tematik, di antaranya Forum Pangan, Forum Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Forum Lingkungan Hidup, Forum Bisnis, serta Forum Komunikasi dan Digital. Forum-forum tersebut menjadi ruang diskusi bagi pemerintah kota untuk berbagi praktik baik, memperkuat inovasi pelayanan publik, serta merumuskan solusi atas berbagai persoalan perkotaan. (hari)










