Sedekah Laut Ngliyep Jadi Simbol Syukur dan Penguat Tradisi Pesisir Malang

by -5 Views
Wartawan: Achmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Malang, Seblang.com – Tradisi Sedekah Laut di Pantai Pasir Panjang Ngliyep, Kabupaten Malang, kembali digelar pada Rabu (1/7/2026) sore, sebagai bentuk rasa syukur masyarakat pesisir atas rezeki dan keselamatan yang diterima selama setahun terakhir. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini sekaligus menjadi upaya menjaga warisan budaya leluhur agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Puncak acara ditandai dengan prosesi larung sesaji ke laut. Tradisi tersebut bukan sekadar ritual budaya, tetapi menjadi simbol doa bersama masyarakat pesisir agar para nelayan dan warga senantiasa memperoleh keselamatan, keberkahan, serta hasil laut yang melimpah pada musim mendatang.

Ketua Panitia Sedekah Laut, Teguh Pitono, mengatakan pelaksanaan tradisi tersebut mengikuti penanggalan Jawa Aboge, tepatnya pada 15 Suro yang bertepatan dengan malam purnama. Momentum itu dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk memanjatkan doa dan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ini adalah wujud rasa syukur kami kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selama satu tahun terakhir kami telah diberikan rezeki, keselamatan, dan keberkahan. Melalui Sedekah Laut ini kami kembali memanjatkan doa agar pada tahun mendatang Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, memberikan perlindungan, melancarkan rezeki dan usaha masyarakat, serta menjauhkan kami dari segala bala, musibah, dan marabahaya,” ujar Teguh.

Menurutnya, Sedekah Laut telah menjadi tradisi yang mengakar kuat di kalangan masyarakat pesisir Ngliyep dan terus diwariskan secara turun-temurun. Selain memiliki nilai spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan warga dalam menjaga identitas budaya daerah.

iklan warung gazebo