Puskesmas Kauman Tulungagung Buka Cek Kesehatan Gratis, Ini Layanan yang Didapat Warga

by -14 Views
Wartawan: M Adip Raharjo
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Tulungagung, seblang.com – Puskesmas Kauman, Kabupaten Tulungagung, menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat di Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melalui Puskesmas Kauman untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatan serta melakukan deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, dr. Desi Lusiana Wardhani, melalui Kepala Puskesmas Kauman, dr. Nanik Azizah, mengatakan program CKG memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

“Program CKG ini dapat dimanfaatkan secara gratis satu kali dalam setahun. Kami berharap masyarakat Tulungagung semakin sadar akan pentingnya mengetahui kondisi kesehatan diri secara berkala,” ujar dr. Nanik.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu mengetahui faktor risiko penyakit sejak dini, terutama Penyakit Tidak Menular (PTM). Dengan demikian, langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Program CKG merupakan program Kementerian Kesehatan yang mulai dilaksanakan sejak 2025. Sasaran program mencakup seluruh kelompok usia, mulai dari bayi, anak-anak, usia produktif hingga lansia.

Dalam pemeriksaan tersebut, masyarakat mendapatkan sejumlah layanan, di antaranya pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut.

Selain itu, petugas juga melakukan skrining fungsi penglihatan dan pendengaran, kesehatan jiwa, serta evaluasi perilaku merokok.

Untuk mengikuti program tersebut, masyarakat cukup membawa fotokopi KTP atau Kartu Keluarga (KK), serta nomor WhatsApp yang masih aktif.

Pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri melalui laman resmi Cek Kesehatan Gratis Kementerian Kesehatan maupun aplikasi SatuSehat Mobile.

Bagi masyarakat yang mengalami kesulitan melakukan pendaftaran secara daring, petugas di Ponkesdes, Posyandu, maupun Puskesmas Kauman juga memberikan pendampingan pendaftaran secara langsung.

Secara nasional, Kementerian Kesehatan menargetkan cakupan program CKG mencapai 46 persen dari total populasi penduduk pada 2026.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut sekaligus menjaga pelayanan tetap berjalan lancar, Puskesmas Kauman telah menyiapkan perencanaan pelayanan atau microplanning. Pelaksanaan program juga disertai monitoring dan evaluasi secara berkala.

Dr. Nanik menjelaskan, pemeriksaan CKG tidak berhenti pada pemeriksaan awal. Apabila ditemukan warga yang memiliki faktor risiko maupun keluhan kesehatan, Puskesmas akan memberikan tindak lanjut sesuai dengan kondisi pasien.

“Kalau dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya risiko atau keluhan kesehatan, akan kami tindak lanjuti. Bila diperlukan, pasien akan dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan untuk mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Melalui program tersebut, Puskesmas Kauman berharap masyarakat tidak menunggu munculnya keluhan atau gejala penyakit untuk memeriksakan diri. Pemeriksaan secara berkala diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga langkah pencegahan dapat segera dilakukan.////////////

iklan warung gazebo