Banyuwangi, seblang.com – Ketua DPRD Banyuwangi sekaligus Ketua IPSI Banyuwangi periode 2022–2026, I Made Cahyana Negara, memberikan sejumlah masukan kepada pengurus IPSI yang baru agar lebih sering menjalin silaturahmi dan membangun komunikasi dengan seluruh perguruan silat. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyamakan visi serta mencegah terjadinya gesekan antarperguruan silat di Banyuwangi.
“Pertama, saya mengucapkan selamat kepada Ketua IPSI Banyuwangi yang baru. Semoga mampu membina dan meningkatkan prestasi pencak silat Banyuwangi menjadi lebih baik,” ujar Made di Gedung DPRD Banyuwangi, Kamis (4/6/2026).
Politisi PDI Perjuangan asal Kecamatan Kalipuro itu menuturkan, dalam jangka pendek, ketua bersama jajaran pengurus dan seluruh perguruan silat perlu segera melakukan konsolidasi.
“Tujuannya untuk menyamakan frekuensi dan pola pikir agar bisa bergotong royong membangun IPSI bersama. Karena itu, ketua yang baru diharapkan lebih aktif turun ke perguruan-perguruan untuk menjalin silaturahmi,” imbuhnya.
Menurut Made, salah satu cara efektif untuk mencegah dan mengurangi gesekan yang melibatkan oknum anggota perguruan pencak silat adalah dengan memperkuat hubungan antarpihak melalui silaturahmi yang berkelanjutan.
“Karena itu, ketua bersama jajaran pengurus IPSI Banyuwangi diharapkan intens melakukan kunjungan silaturahmi dan mengadakan pertemuan-pertemuan, meskipun tidak selalu membahas persoalan yang krusial. Yang terpenting adalah membangun kedekatan dan hubungan emosional,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua IPSI Banyuwangi masa bakti 2026–2030, Ahmad Syifa’ Nailul Wafar atau yang akrab disapa Gus Syifa, mengungkapkan bahwa program jangka pendek yang akan segera dijalankan setelah terpilih adalah melengkapi susunan pengurus bersama tim formatur serta melakukan konsolidasi dengan seluruh perguruan silat di Banyuwangi.
“Kami membutuhkan bantuan dan dukungan dari seluruh perguruan silat di Banyuwangi untuk menunjang pelaksanaan program kerja ke depan,” ujar Gus Syifa.///////











