Sidoarjo, seblang.com – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai memasuki fase penting sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut terlihat dari berbagai langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam memperkuat keberadaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Salah satunya melalui kegiatan Pembentukan Forum KDKMP Kecamatan dan Sosialisasi Surat Edaran (SE) Bupati Sidoarjo yang digelar di Aula Kecamatan Sidoarjo, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Sidoarjo, Camat Sidoarjo, Ketua Paguyuban KDKMP Kabupaten Sidoarjo, seluruh kepala desa dan lurah se-Kecamatan Sidoarjo, serta para pengurus KDKMP.
Sebagai upaya memperkuat ekonomi daerah, Bupati Sidoarjo Subandi menerbitkan Surat Edaran Nomor 500.3/7339/438.1.2.2/2026 tentang Partisipasi dalam Keanggotaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Melalui surat edaran tersebut, Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga ketua RT dan RW diimbau bergabung menjadi anggota KDKMP.

Surat edaran itu ditujukan kepada seluruh jajaran pemerintah, mulai dari pejabat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga aparatur pemerintahan desa dan kelurahan.
Menurut Subandi, dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan agar KDKMP dapat berkembang menjadi motor penggerak ekonomi desa.
“Dukungan semua pihak diperlukan agar KDKMP di Sidoarjo bisa tumbuh dan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Karena itu dibutuhkan langkah-langkah yang inovatif dan nyata,” ujar Subandi.
Selain mendorong peningkatan jumlah anggota, Bupati juga menginisiasi penyelenggaraan pasar murah sebagai sarana sosialisasi KDKMP sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga eceran tertinggi (HET).

Melalui kegiatan tersebut, aktivitas usaha koperasi diharapkan semakin meningkat sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat. KDKMP juga diproyeksikan menjadi salah satu jalur distribusi berbagai kebutuhan pokok, termasuk penyaluran beras Program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Perum Bulog dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Kami ingin memastikan program-program prioritas Presiden dapat berjalan dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Koperasi Merah Putih menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban KDKMP Kabupaten Sidoarjo, Jaka Priwahono, mengatakan kegiatan pembentukan Forum KDKMP Kecamatan dan sosialisasi SE Bupati merupakan bagian dari implementasi program nasional yang harus terus dikawal.
Menurutnya, meski usia KDKMP masih relatif muda, perkembangannya harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing daerah.
“Program ini memang masih dalam tahap awal, tetapi bukan berarti berjalan tanpa arah. Perkembangannya harus menyesuaikan potensi dan kemampuan setiap daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, KDKMP diharapkan menjadi salah satu penguat ketahanan pangan, khususnya dalam penyediaan kebutuhan pokok masyarakat.
Saat ini, lanjut Jaka, KDKMP memang belum mampu menyediakan seluruh sembilan bahan pokok. Namun, koperasi dapat mulai memenuhi kebutuhan pokok yang memungkinkan dikelola secara bersama oleh seluruh KDKMP di Kabupaten Sidoarjo.
“Yang paling penting, kehadiran KDKMP bukan untuk mematikan toko-toko kecil. Justru kami ingin menjadikannya sebagai mitra sehingga bisa tumbuh bersama dan memperkuat ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (ADV/hst)










