DPRD Banyuwangi Bahas KUA-PPAS 2027, Ini Delapan Prioritas Pembangunan Daerah

by -9 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi
aston banyuwangi

Banyuwangi, seblang.comDPRD Banyuwangi mulai membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. Dalam rapat paripurna yang digelar Rabu (8/7/2026), Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memaparkan delapan prioritas pembangunan yang akan menjadi arah penyusunan APBD tahun depan.

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edy Hariyanto, SH, MH. Hadir Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Ir. H. Mujiono, M.Si, jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta anggota DPRD dari berbagai fraksi.

Dalam nota pengantarnya, Bupati Ipuk mengatakan KUA-PPAS 2027 disusun untuk memastikan pembangunan daerah berjalan lebih fokus, terarah, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kebijakan anggaran juga disiapkan untuk menjawab tantangan pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

“Pembangunan harus mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, mengurangi kemiskinan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ipuk.

Menurutnya, penguatan kesejahteraan masyarakat dilakukan melalui konvergensi pembangunan antardaerah, mulai dari penyediaan pendidikan yang bermutu, layanan kesehatan berkualitas, percepatan pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

Ipuk juga memaparkan capaian ekonomi Banyuwangi sepanjang 2025 yang tumbuh 5,65 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata Provinsi Jawa Timur maupun nasional. Pertumbuhan tersebut ditopang sejumlah sektor, di antaranya jasa lainnya sebesar 8,64 persen, penyediaan akomodasi dan makan minum 8,61 persen, transportasi dan pergudangan 8,40 persen, jasa perusahaan 7,37 persen, industri pengolahan 7,36 persen, konstruksi 6,79 persen, pertambangan dan penggalian 6,26 persen, administrasi pemerintahan 5,14 persen, serta informasi dan komunikasi 4,93 persen.

Menghadapi Tahun Anggaran 2027, Pemkab Banyuwangi memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,41 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 75,87, Indeks Gini berada di angka 0,306, tingkat kemiskinan turun menjadi 5,77 persen, serta Indeks Reformasi Birokrasi mencapai 97.

Tema pembangunan Banyuwangi tahun 2027 ditetapkan “Penguatan Daya Saing SDM dan Ekonomi Lokal Berbasis Hilirisasi dan Pariwisata Berkelanjutan yang Berdampak pada Kesejahteraan Masyarakat.”

Tema tersebut dijabarkan ke dalam delapan prioritas pembangunan daerah, yakni:

1. Peningkatan kualitas SDM dan daya saing tenaga kerja.

iklan warung gazebo