Bagi warga pesisir, persoalan ini lebih dari sekadar perang narasi. Laut adalah sumber nafkah mereka. Karena itu, setiap dugaan aktivitas pembuangan ke laut selalu menjadi perhatian serius.
Yang disayangkan, setiap kali masyarakat menyampaikan temuan di lapangan, respons yang muncul sering kali lebih cepat berupa bantahan daripada upaya pembuktian.
Padahal, kamera tidak memiliki kepentingan apa pun. Ia hanya merekam apa yang terjadi.
Warga pesisir dan nelayan kini mendesak adanya pengecekan ulang yang lebih transparan. Mereka meminta pengawasan tidak berhenti pada klarifikasi semata, melainkan dibuktikan dengan investigasi lapangan yang terbuka dan dapat disaksikan publik tanpa adanya main mata.
“Jangan sampai masyarakat diminta percaya begitu saja, sementara fakta di lapangan menunjukkan hal yang berbeda,” ujar salah seorang nelayan yang enggan disebutkan namanya.
Kini publik menunggu langkah berikutnya dari pihak terkait. Apakah akan dilakukan pengecekan ulang secara terbuka, atau kembali muncul penjelasan yang meminta masyarakat untuk tidak mempercayai apa yang mereka lihat sendiri.
Satu hal yang pasti, video terbaru yang direkam nelayan telah membuat pernyataan bahwa “pipa sudah tidak digunakan” kembali diuji.
Kali ini, yang mengajukan pertanyaan bukan warganet, melainkan fakta yang terekam langsung dari perairan Banyuglugur./////////










