Milad ke-7 LSN Jadi Momentum Konsolidasi 13 Ribu Pengurus, Jaringan Organisasi Terus Meluas

by -5 Views
Wartawan: Nur Imatus Safitri
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Jember, seblang.com – Sekitar 13 ribu pengurus dan anggota Laskar Sholawat Nusantara (LSN) diperkirakan berkumpul di Alun-Alun Kabupaten Jember pada Minggu, 8 November 2026. Pertemuan besar dalam rangka Milad ke-7 LSN itu tidak hanya diisi pembacaan selawat, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi organisasi yang kini telah membentuk jaringan kepengurusan di sejumlah daerah di Jawa Timur hingga Kalimantan.

Kegiatan bertajuk “Satukan Tekad, Tebarkan Manfaat” tersebut akan dirangkai dengan Apel Sholawat Akbar dan pelantikan pengurus baru dari berbagai tingkatan.


Persiapan kegiatan disampaikan jajaran panitia dan pengurus LSN dalam konferensi pers di Aula Lantai II Cafe Dira Argopuro, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Minggu (1/11/2026) malam.

Sekretaris Panitia Milad LSN ke-7, M. Khoiron Kisan, mengatakan pelantikan menjadi salah satu agenda penting dalam peringatan hari lahir organisasi yang dideklarasikan pada 9 November 2019 tersebut.

Menurutnya, kepengurusan LSN akan mengalami pergantian kepemimpinan di tingkat pusat. Ketua Umum LSN periode sebelumnya, Abdul Adim, akan melanjutkan estafet kepemimpinan kepada Hermin.

“Pada kegiatan tanggal 8 November nanti akan dilakukan pelantikan sekaligus pergantian kepengurusan. Selain Dewan Pimpinan Pusat, juga ada pelantikan kepengurusan di tingkat DPC, PAC di 31 kecamatan, serta jajaran ranting,” kata Kisan saat konferensi pers.

Ia menjelaskan, LSN saat ini tidak lagi hanya memiliki basis kepengurusan di Jember. Organisasi tersebut telah membentuk jaringan di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur, di antaranya Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, Surabaya, Gresik, serta sejumlah wilayah di Madura dan kawasan Tapal Kuda.

“Selain di Jawa Timur, kami juga sudah melakukan pembentukan kepengurusan di Kalimantan. Ke depan, pengembangan organisasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen mensyiarkan tagline ‘Ojo Lali Moco Selawat’,” ujarnya.

Ketua Umum LSN, Abdul Adim, mengatakan pertumbuhan organisasi harus diikuti dengan penguatan koordinasi dan kekompakan antarpengurus. Ia meminta para pengurus yang dilantik tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan utama dalam berorganisasi.

“Yang pertama harus kita tata adalah niat. Niat kita adalah mencari rida Allah dan mengharapkan syafaat Rasulullah. Setelah itu, dalam berorganisasi antarpengurus harus saling berkoordinasi dan menjaga persatuan,” katanya.

Adim menyebut LSN bergerak di bidang kemasyarakatan dan dakwah melalui selawat. Dengan mengusung semangat “Ojo Lali Moco Selawat”, organisasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat suasana damai dan tenteram di tengah masyarakat.

“Harapan kami, Laskar Sholawat Nusantara ini tidak hanya besar secara organisasi, tetapi benar-benar hadir dan memberikan manfaat. Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling banyak memberikan manfaat kepada orang lain,” ujarnya.

iklan warung gazebo