Program tersebut dipantau rutin setiap minggu oleh tim PPID bersama Gerakan Pangan Murah yang melibatkan Disperindag, Dinas Perikanan Kabupaten Mojokerto, TNI/Polri, hingga ritel modern dan swalayan.
Hingga Mei 2026, Bulog Mojokerto tercatat telah menggelontorkan sebanyak 37 ribu ton beras.
“Kami juga mendistribusikan Minyak Kita ke pasar-pasar tradisional, outlet Pangan Kita, dan kegiatan Gerakan Pangan Murah,” tandasnya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI Muhammad Habibur Rochman yang didampingi Bupati Mojokerto mengapresiasi ketersediaan stok beras di Gudang Bulog Mojokerto.
“Alhamdulillah stok beras aman sampai setahun ke depan dan harganya tidak naik. Jangan sampai masyarakat panic buying atau cemas menjelang hari-hari besar,” katanya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan program swasembada pangan yang diwujudkan dalam 1,5 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Ini prestasi luar biasa sehingga program swasembada pangan dapat tercapai dengan dukungan semua lini,” pungkasnya. (Rh)
Teks foto:
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem didampingi Bupati Mojokerto saat mengunjungi Gudang Bulog Mojokerto.










