Ketua DPRD Abdillah Nasih Meriahkan Ngonthel Bumi Jenggolo Sidoarjo 2026, Onthelis Malaysia Jadi Tamu Kehormatan

by -10 Views
Wartawan: Hadi Sucipto
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Ia menegaskan, keberadaan sepeda tua tidak semata-mata sebagai barang antik. Lebih dari itu, sepeda onthel menyimpan sejarah panjang yang berkaitan erat dengan perjalanan perjuangan bangsa Indonesia.

“Para pendahulu dan penggerak kemerdekaan kita banyak menggunakan sepeda angin sebagai alat pergerakan perjuangan. Sepeda tua memiliki nilai sejarah yang luar biasa dan mengajarkan kita arti penting merawat ingatan sejarah,” ujar Abdillah Nasih.


Dalam kesempatan tersebut, Abdillah juga menyampaikan filosofi Jawa, yakni “Tuwo gapopo sing penting sehat, tuwo sing penting ngrejekeni, tuwo bersejarah, dan tuwo berkah”.

Menurutnya, ungkapan tersebut menjadi simbol bahwa olahraga rekreasi dan seni budaya bersepeda tua juga mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

“Buktinya, banyak UMKM bermunculan dan tumbuh pesat dalam perhelatan seperti pagi hari ini. Ini membuktikan bahwa hobi dan pelestarian sejarah juga bisa menggerakkan roda perekonomian lokal,” jelasnya.

Abdillah berharap Ngonthel Bumi Jenggolo dapat terus menjadi agenda tahunan berskala nasional. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan tersebut juga diharapkan semakin menguatkan slogan khas KOSTI, yakni “Satu Sepeda, Sejuta Saudara”.

Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan momentum kunjungan ke Sidoarjo untuk menikmati kekayaan kuliner khas serta berbagai destinasi wisata daerah.

Menurutnya, Bumi Jenggolo memiliki banyak potensi, mulai dari sentra UMKM, makanan khas, hingga tempat wisata menarik yang patut dikunjungi.

“Jadikan semangat sejuta persaudaraan ini juga menjadi sejuta nilai dan makna. Mari kita ramaikan Sidoarjo dengan kegiatan-kegiatan positif dan nikmati seluruh potensi wisata serta kuliner yang ada di sini,” ajaknya.

Abdillah Nasih juga menyatakan kesiapannya mendukung penyelenggaraan Ngonthel Bumi Jenggolo Sidoarjo edisi keempat pada tahun mendatang.

Apresiasi juga disampaikan Ketua KORMI Nasional Adil Hakim kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan jajaran pengurus KOSTI Sidoarjo atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa olahraga rekreasi memiliki peran penting sebagai sarana merawat ingatan sejarah, mempererat persaudaraan, serta membangun kebersamaan masyarakat.

Menurutnya, sepeda tua bukan hanya bagian dari perjalanan sejarah, tetapi juga sarana untuk menjaga nilai-nilai perjuangan dan membangun kebersamaan.

“Kehadiran para pegiat dari berbagai daerah menunjukkan semangat luar biasa komunitas dalam mengajak masyarakat hidup aktif,” ujar Adil Hakim.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan seperti gowes bersama hingga bazar UMKM terbukti dapat membuka peluang usaha baru. Selain menggerakkan sektor pariwisata, kegiatan tersebut juga berpotensi meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat Sidoarjo.

“Selain aspek kesehatan dan pelestarian budaya, kegiatan seperti ini memiliki dampak positif terhadap perekonomian lokal,” pungkasnya. (hst)

iklan warung gazebo