Situbondo, seblang.com – Pemerintah Kecamatan Situbondo menggelar kegiatan rutin pembinaan kerukunan antarumat beragama sebagai upaya memperkuat fondasi keamanan dan menjaga kondusivitas wilayah. Langkah ini dinilai penting mengingat Kecamatan Situbondo merupakan pusat kota dengan tingkat kemajemukan masyarakat yang cukup tinggi.
Camat Situbondo, Rosy Rosaindratna, S.Sos., menegaskan pembinaan tersebut penting untuk memastikan wilayah tetap aman dan harmonis. Masyarakat Kecamatan Situbondo terdiri atas berbagai latar belakang agama, mulai Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha hingga Konghucu.
“Pembinaan ini menjadi fondasi dasar kita. Karena Kecamatan Situbondo merupakan sentral kota, maka wilayah ini harus benar-benar aman dan kondusif. Masyarakat kita sangat majemuk, terdiri dari berbagai agama,” ujarnya.
Selain menjaga kondusivitas, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi agar hubungan antarumat beragama tetap harmonis. Keharmonisan tersebut diharapkan memberi dampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat, mulai penguatan toleransi, solidaritas, stabilitas sosial hingga upaya mitigasi potensi konflik.
Melalui pembinaan rutin tersebut, kepedulian sosial masyarakat diharapkan meningkat, khususnya terhadap warga kurang mampu, penyandang disabilitas, dan lanjut usia (lansia). Forum ini juga menjadi wadah strategis untuk mendeteksi serta menangani potensi konflik yang berpeluang muncul di wilayah Kecamatan Situbondo.
Apresiasi datang dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Situbondo. Anggota FKUB Situbondo, Muhammad Nasrullah, menilai kegiatan pembinaan seperti ini efektif menjaga situasi daerah tetap kondusif dan mencegah munculnya isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).
“Banyak konflik terjadi karena dipicu isu SARA. Karena itu, kegiatan ini sangat tepat karena melibatkan berbagai pihak, mulai Bakesbangpol, kepolisian, TNI, tokoh lintas agama, pemerintah daerah hingga FKUB Situbondo. Kita bersama-sama membangun dan menciptakan Situbondo yang kondusif. Kami berharap pembinaan seperti ini terus dilakukan,” pungkasnya.///////










