Menurut Edy, saat kejadian bangunan dalam kondisi kosong. Pemilik rumah, Ma’mun Hadi, datang sekitar pukul 05.00 WIB untuk mematikan lampu. Namun sesampainya di lokasi, api sudah terlihat membakar bagian dalam ruko.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas datang.
“Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik pada panel listrik di ruang penjualan,” katanya.
Percikan api diduga mengenai material mudah terbakar seperti plastik dan gulungan kabel hingga api cepat membesar dan menjalar ke seluruh ruangan.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkarmat Banyuwangi mengerahkan tujuh personel. Selain itu, proses pemadaman juga dibantu Polsek Tegaldlimo, Koramil Tegaldlimo, petugas PLN dan warga sekitar.
“Setelah api padam, petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran ulang,” tambah Edy./////////











