“Alhamdulillah, sekarang saya bisa lebih fokus menjalani pengobatan. Selama menjalani pengobatan, saya tidak pernah mengeluarkan biaya tambahan untuk pelayanan yang saya terima sesuai ketentuan JKN,” ungkapnya.
Mustika juga merasakan dukungan dari tenaga kesehatan selama menjalani perawatan. Penjelasan mengenai pengobatan dan edukasi tentang pola hidup sehat membantunya memahami cara menjaga kondisi tubuh di tengah kebutuhan transfusi darah secara berkala.
“Tidak hanya mendapatkan penjelasan terkait pengobatan, tenaga medis juga sering memberikan edukasi tentang bagaimana saya harus menjalani pola hidup yang bisa meningkatkan kesehatan. Hal seperti itu membuat saya merasa lebih nyaman selama menjalani perawatan,” tuturnya.
Bagi Mustika, menjaga kesehatan menjadi bagian penting agar tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari. Ia berusaha mengikuti pengobatan yang dibutuhkan dan berharap kondisinya tetap terjaga.
Pengalaman menjalani pengobatan selama puluhan tahun juga membuat Mustika menghargai prinsip gotong royong yang mendasari Program JKN. Menurutnya, keberlangsungan program tersebut tidak terlepas dari partisipasi peserta yang rutin membayar iuran, termasuk mereka yang saat ini belum membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Saya berterima kasih kepada peserta yang tetap membayar iuran setiap bulan, termasuk yang sedang sehat dan belum menggunakan layanan JKN. Berkat gotong royong ini, saya bisa terus menjalani pengobatan yang dibutuhkan,” katanya.
Mustika berharap Program JKN terus berlanjut agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat memperoleh akses pengobatan sesuai ketentuan program.
“Semoga JKN terus berjalan agar semakin banyak orang yang terbantu seperti saya,” pungkasnya.












