Madiun, seblang.com – Menjelang pelaksanaan Suran Agung 2026 yang diselenggarakan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM), kepedulian sosial ditunjukkan anggota yang tergabung dalam Tunas Muda Jurnalis Indonesia (TMJI). Mereka menggelar bakti sosial dengan memberikan santunan kepada 53 anak yatim dan piatu di Pondok Yatim Piatu Muhammadiyah, Kamis (25/6/2026).
Tak sekadar menyerahkan bantuan, kegiatan tersebut juga diwarnai doa bersama yang dipanjatkan untuk kelancaran seluruh rangkaian Suran Agung 2026 serta memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberi kedamaian, dijauhkan dari bencana, musibah, dan berbagai perpecahan.
Dalam kegiatan itu, TMJI menyerahkan paket sembako, mengajak anak-anak panti makan bersama, serta memberikan uang saku. Seluruh rangkaian menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus semangat berbagi kepada sesama yang terus dijaga menjelang agenda tahunan Suran Agung.
Suasana kegiatan berlangsung penuh khidmat dan kehangatan. Selain menjadi ajang silaturahmi antara anggota TMJI dengan pengurus serta anak-anak panti, momen tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk memanjatkan doa bersama, yang diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh rangkaian Suran Agung 2026.
Pimpinan Pondok Yatim Piatu Muhammadiyah, Ustad Usman, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan keluarga besar TMJI. Menurutnya, perhatian kepada anak-anak yatim menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari keluarga besar Tunas Muda Jurnalis Indonesia. Semoga seluruh anggota TMJI diberikan kelancaran, kesehatan, rezeki yang barokah, keselamatan, serta seluruh rangkaian kegiatan Suran Agung 2026 dapat berlangsung dengan lancar,” ujarnya.
Ketua TMJI, Hernawan, mengungkapkan rasa syukur atas sambutan hangat yang diberikan pengurus pondok beserta anak-anak yatim. Ia menilai doa yang dipanjatkan bersama merupakan anugerah sekaligus energi positif bagi seluruh keluarga besar TMJI.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ustad Usman beserta seluruh anak-anak panti atas doa yang diberikan. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, rezeki yang berkah, dan semoga rakyat serta bangsa Indonesia dijauhkan dari segala musibah, bencana, dan bala,” katanya.
Hernawan menegaskan, kegiatan bakti sosial tersebut bukan sekadar agenda rutin yang selalu digelar menjelang Suran Agung. Menurutnya, kegiatan itu merupakan bagian dari komitmen TMJI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang membawa manfaat.
Ia berharap semangat gotong royong, kepedulian, dan persatuan terus terpelihara. Baginya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun Indonesia yang damai, sejahtera, dan penuh keberkahan.
Sementara itu, Sekretaris TMJI, Suprapto, mengaku bersyukur kegiatan santunan berjalan lancar dan mendapat sambutan hangat dari pihak panti. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota TMJI yang telah terlibat dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan kami diterima dengan sangat baik. Terima kasih kepada seluruh anggota TMJI yang telah berpartisipasi. Semoga segala ikhtiar kita diberikan kemudahan dan seluruh rangkaian Suran Agung 2026 berjalan aman, lancar, sukses, serta membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, TMJI berharap kepedulian terhadap anak yatim terus tumbuh di tengah masyarakat. Organisasi itu juga berharap semangat berbagi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan menjadi budaya yang terus dijaga oleh seluruh anggotanya.
Doa-doa yang dipanjatkan bersama dalam kegiatan tersebut diharapkan menjadi ikhtiar bersama agar Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, keberkahan, serta dijauhkan dari berbagai bencana, musibah, dan perpecahan. Semangat kemanusiaan yang ditunjukkan melalui kegiatan santunan ini juga diharapkan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai persaudaraan yang diusung dalam Suran Agung 2026.










