Gubernur Khofifah Apresiasi RSUD Dr Soetomo Raih Akreditasi Internasional JCI Tiga Kali Berturut-turut

by -6 Views
Wartawan: Ady Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Selain menjaga kualitas layanan yang telah tersedia, Khofifah juga mendorong pengembangan layanan kesehatan unggulan melalui penguatan kapasitas tenaga medis dan penyediaan fasilitas penunjang yang memadai, termasuk pengembangan layanan stem cell atau sel punca.

Ia mengungkapkan, pengembangan layanan tersebut telah mulai dipersiapkan. Salah satu tantangan yang perlu dipenuhi adalah kebutuhan laboratorium dengan spesifikasi dan peralatan khusus yang membutuhkan investasi besar.

Gubernur Khofifah menjelaskan, dirinya telah mengunjungi pusat layanan stem cell di Jawa Tengah untuk melihat perkembangan dan kesiapan fasilitas yang dibutuhkan.

Selain itu, peluang kerja sama juga mulai terbuka melalui misi dagang ke Arab Saudi pada akhir bulan sebelumnya.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat pihak yang menunjukkan ketertarikan untuk mendukung persiapan peralatan laboratorium yang diperlukan. Tim terkait bahkan telah turun untuk menyiapkan kebutuhan tersebut.

“Memang laboratoriumnya membutuhkan biaya besar. Saya sudah mengunjungi sentra stem cell di Jawa Tengah. Ketika kita melaksanakan misi dagang ke Arab Saudi pada akhir bulan lalu, ada pihak yang tertarik dan timnya sudah turun untuk menyiapkan beberapa peralatan laboratorium yang dibutuhkan,” jelasnya.

Gubernur Khofifah memandang, apabila seluruh persyaratan dan perizinan telah terpenuhi, pengembangan layanan stem cell di RSUD Dr. Soetomo dapat berlanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Khofifah menilai, pengembangan layanan tersebut berpotensi memperkuat pilihan pelayanan kesehatan berteknologi tinggi di dalam negeri.

Dengan dukungan fasilitas laboratorium yang memadai serta kapasitas profesional tenaga medis, masyarakat diharapkan semakin yakin memanfaatkan layanan kesehatan di Indonesia.

“Pada dasarnya, kita memiliki keterampilan dan kapasitas tenaga medis yang baik. Jika fasilitas laboratoriumnya juga semakin mumpuni, saya rasa ini bisa menjadi salah satu bentuk substitusi layanan untuk menghemat devisa, karena kualitas layanan kita juga semakin mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” sebutnya.

Gubernur Khofifah menegaskan, Pemprov Jatim akan terus mendorong penguatan kualitas layanan kesehatan, inovasi, serta tata kelola rumah sakit agar RSUD Dr. Soetomo semakin kompetitif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan teknologi kedokteran.

Dengan capaian akreditasi internasional dan rencana pengembangan layanan unggulan, RSUD Dr. Soetomo diharapkan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama yang memberikan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Jawa Timur maupun Indonesia.

Di sisi lain, Direktur RSUD Dr. Soetomo Prof. Cita Rosita mengatakan, peringatan tahun ini dimaknai bukan sekadar perayaan bertambahnya usia, melainkan momentum untuk mengenang sejarah panjang, menghargai jasa para pendahulu, serta memperbarui komitmen dalam menyelamatkan kehidupan masyarakat.

Salah satu tonggak prestasi yang disyukuri pada usia ke-88 ini adalah keberhasilan RSUD Dr. Soetomo dalam mempertahankan akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) kategori Academic Medical Center untuk ketiga kalinya secara berturut-turut tanpa melalui proses remidial.

“Capaian ini menjadi bukti nyata konsistensi rumah sakit dalam membangun budaya mutu, keselamatan pasien, pendidikan klinis, serta tata kelola berstandar global,” katanya.

Sebagai rumah sakit rujukan utama sekaligus rumah sakit pendidikan di Indonesia, RSUD Dr. Soetomo terus memperkuat integrasi antara layanan medis, pendidikan, dan penelitian.

“Melalui penyelenggaraan Research Hub, kolaborasi antara rumah sakit, akademisi, regulator, dan industri terus dioptimalkan guna melahirkan inovasi kedokteran terkini,” pungkasnya.(*/ady)

iklan warung gazebo