Gubernur Khofifah Apresiasi RSUD Dr Soetomo Raih Akreditasi Internasional JCI Tiga Kali Berturut-turut

by -6 Views
Wartawan: Ady Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
aston banyuwangi

Dorong Penguatan Kualitas Layanan Kesehatan Bertaraf Global.

Surabaya, seblang.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi capaian dan komitmen RSUD Dr. Soetomo dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, terukur, dan berstandar internasional.

Pasalnya, rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut kembali menorehkan prestasi dengan meraih akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) untuk ketiga kalinya.

Menariknya, sertifikat Akreditasi Rumah Sakit tingkat International JCI yang diperoleh oleh RSUD Dr. Seotomo ketiga kalinya tanpa remidial. Sekaligus merupakan saru satunya RSUD di Indonesia.

Akreditasi ini merupakan bukti komitmen RS dalam membangun budaya mutu, keselamatan pasien, tata kelola, pendidikan klinis dan penelitian.

“Semangat profesionalisme dan inovasi menjadi fondasi penting untuk terus menjadikan RSUD Dr. Soetomo sebagai kebanggaan Jawa Timur dan rumah sakit rujukan unggulan yang terus meningkatkan mutu pelayanan berstandar internasional,” tutur Gubernur Khofifah saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-88 RSUD Dr. Soetomo di Hall Gedung Pusat Diagnostik Terpadu RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Kamis (29/10).

Gubernur Khofifah menyampaikan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, profesionalisme, serta komitmen seluruh jajaran manajemen dan tenaga kesehatan RSUD Dr. Soetomo dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Ia menyebut, RSUD Dr. Soetomo memiliki perjalanan panjang dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Bahkan, usia rumah sakit tersebut lebih senior dibandingkan usia pemerintah Provinsi Jawa Timur yang pada tahun 2026 berusia 81, sedangkan RSUD Dr. Soetomo telah memasuki usia ke-88 tahun.

“RSUD Dr. Soetomo ini lebih senior daripada Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri. Pemprov Jatim bulan ini memperingati hari jadi ke-81, sedangkan RSUD Dr. Soetomo sudah berusia 88 tahun. Berbagai capaian dan prestasi luar biasa telah diraih,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan akreditasi internasional hingga tiga kali menjadi bukti keseriusan RSUD Dr. Soetomo dalam menjaga standar mutu pelayanan kesehatan.

Capaian tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan akuntabilitas tata kelola rumah sakit.

“Tentu capaian-capaian kualitatif seperti ini harus dijaga dan terus ditingkatkan. Kualitas layanannya harus dijaga dan ditingkatkan, demikian pula akuntabilitasnya. Ini penting agar rumah sakit mampu merespons dinamika kebutuhan layanan kesehatan, baik di tingkat lokal, regional, nasional, maupun global,” tegasnya.

Gubernur Khofifah berharap, RSUD Dr. Soetomo semakin mampu menjadi rujukan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kemampuan tenaga medis dan fasilitas kesehatan di dalam negeri.

Menurutnya, peningkatan mutu layanan rumah sakit menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi kebutuhan masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri.

Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas di dalam negeri, sementara devisa negara yang sebelumnya digunakan untuk berobat ke luar negeri dapat dihemat.

“Kita berharap bisa menghemat devisa dengan memberikan substitusi layanan di dalam negeri. Masyarakat yang sebelumnya merasa lebih percaya diri jika mendapatkan layanan kesehatan di luar negeri, sekarang juga semakin percaya diri untuk mendapatkan layanan di RSUD Dr. Soetomo,” ungkapnya.

iklan warung gazebo