Dari hasil identifikasi awal, granat tersebut diketahui jenis granat tangan 5 Off buatan Pindad. Meski dalam kondisi gagal ledak, granat itu tetap berbahaya.
“Granat dalam kondisi gagal ledak, namun masih memiliki potensi bahaya sehingga harus dilakukan disposal,” jelasnya.
Tim Jibom kemudian melakukan pemusnahan di lokasi aman di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Proses disposal berlangsung lancar tanpa menimbulkan dampak bagi warga sekitar.
Polisi pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Jika menemukan benda mencurigakan, warga diminta tidak menyentuh dan segera melaporkannya ke pihak berwajib. (*)










