Banyuwangi, seblang.com – LSM Aliansi Rakyat Banyuwangi (ARB) menggelar aksi di depan Pendopo Sabha Swagata Blambangan seiring kabar kedatangan Kedubes Rusia di Kabupaten Banyuwangi, Kamis (16/4/2026).
Aksi tersebut sekaligus bentuk solidaritas terhadap Suro Hadinoto (55), seorang warga lokal yang menjadi korban dugaan penganiayaan oleh bule Rusia Andre Fadeiv di kawasan Pantai Marina Boom yang kini masih berproses hukum.
Massa aksi pun membentangkan spanduk bertuliskan “Adili Kekerasan Oknum Rusia Terhadap Warga Lokal” dan “Tolak Kampung Rusia di Banyuwangi”.
Ketua LSM Aliansi Rakyat Banyuwangi, Mujiono, menegaskan kedatangan pihak kedutaan tidak boleh memengaruhi proses hukum maupun sikap pemerintah daerah.
“Kami mendengar kedutaan Rusia akan datang. Kami berharap itu tidak memengaruhi proses hukum,” tegas Mujiono.
Ia menekankan, dalam kasus yang melibatkan Andrei Fadeev direktur BIYC (Banyuwangi Internasional Yatch Club), pemerintah daerah harus menunjukkan keberpihakan kepada warganya.
“Pemkab Banyuwangi harus selalu berpihak kepada rakyatnya, yaitu warga Banyuwangi, bukan kepada warga negara asing,” serunya.
Apalagi, kata Mujiono, ia mendengar ada dugaan pelanggaran imigrasi, menggunakan visa wisata untuk bekerja di Banyuwangi. Ia pun meminta kepada instansi terkait melakukan verifikasi atas informasi tersebut.










